225 CPNS Boltim Mulai Mengikuti Latsar

278

Tutuyan, MP
225 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar).

Upacara pembukaan Latsar ini dilaksanakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (9/10).

Pembukaan kegiatan ditandai dengan penyematan kartu tanda peserta secara simbolis oleh Kepala BPSDM Sulut, Ir Jefry Senduk dan Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Boltim Ir. Djainudin Mokoginta. Masing-masing kepada dua orang perwakilan CPNS.

Bupati Boltim dalam sambutan yang dibacakan Ir. Djainudin Mokoginta, menegaskan kepada para CPNS untuk menjadikan Latsar sebagai kesempatan emas dalam meningkatkan kapasitas diri menuju PNS yang berkualitas dan profesional.

“Ikutilah setiap proses pelatihan dengan baik. Saya mengharapkan kehadiran saudara di lingkungan Pemkab Boltim akan mampu memperkuat dan meningkatkan kinerja, lebih khusus di satuan kerja masing-masing,” kata Mokoginta, mengutip sambutan Bupati Boltim.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Boltim, Reza Mamonto mengungkapkan, pelaksanaan Latsar selain sebagai syarat untuk alih status CPNS menjadi PNS, juga untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi.

“Para peserta akan diberikan materi pembentukan karakter PNS serta penguatan kompetensi teknis,” jelasnya.

Pelaksanaan Latsar tersebut dipusatkan di Balai Pelatihan Teknis Pertanian Kalasey, Manado dan akan dilaksanakan selama 511 jam pelajaran atau setara 51 hari kerja, dengan sistem on off class.

“Rinciannya, selama 18 hari kerja di laksanakan di tempat penyelanggaraan Latsar CPNS. Selanjutnya 30 hari kerja di unit kerja masing-masing peserta dan akan kembali lagi ke tempat pelaksanaan Latsar selama 3 hari kerja,” ucapnya.

Mamonto juga menambahkan, CPNS Golongan III seluruhnya berjumlah 226 orang namun 1 orang masih dalam kondisi sakit sehingga tidak dapat mengikuti Latsar.

“Dari 226 CPNS Golongan III, ada 1 orang berhalangan sakit jadi masih ditunda dan akan diikutsertakan pada Latsar berikutnya. Mungkin di kabupaten kota lain,” kuncinya. (Gazali Ligawa)