8 Hari Hilang di Hutan, Kakek 83 Tahun Ditemukan Tewas

233

Tomohon, MP
Dikabarkan hilang, kakek 83 tahun di Tomohon akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan dengan kondisi tidak bernyawa. Proses pencarian dilakukannya selama delapan hari.

Diketahui, Rabu (16/10) pukul 04.50 Wita, Kantor SAR Manado menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia, orang hilang di kebun. Pada pukul 05.15 Wita tim rescue SAR Manado berangkat ke lokasi pencarian.

Menurut informasi, korban bernama lengkap Fentje Angkow (83) berdomisili di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon.

Kronologis kejadian, pada hari Senin (14/10) sekitar pukul 09.00 pagi, korban meninggalkan rumah. Sampai Rabu pagi, korban belum kembali.

Ciri-ciri terakhir korban mengenakan kaos berkerah warna biru dongker dan celana pendek. Diyakini korban menghilang di perkebunan Toulangkouw sebab ditemukannya jejak sepasang sendal dan 2 buah kelapa yang diduga milik korban.

Setelah tiba di lokasi, tim SAR melakukan koordinasi dengan Kepala Kelurahan, keluarga korban, dan potensi SAR yang ada. Selanjutnya Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian.

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian walau sempat menemui cuaca hujan, namun tidak menjadi kendala tim untuk melakukan pencarian. Hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ke-8 menghilang, Selasa (22/10) pada pukul 10.00 Wita, dengan kondisi meninggal dunia. Korban langsung dievakuasi dan diserahkan ke keluarga.

Kepala Kantor SAR Manado, Gede Darmada mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pencarian ini.

“Kami dari Basarnas Manado mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang turut terlibat bersama dalam pencarian Bapak Fentje hingga bisa ditemukan walau dalam kondisi terburuk, yaitu meninggal dunia. Kami ucapkan terima kasih atas kerja samanya, usaha dan bantuan para potensi, pemerintah dan masyarakat setempat, serta keluarga korban,” ungkap Gede Darmada. (Kelly Korengkeng).