Ancaman Olly di Pilgub 2020

350
Gubernur Olly Dondokambey

Manado, MP

Olly Dondokambey (OD) masih berpeluang menjadi jawara pada Pemilu serentak 2020 mendatang. Tapi siapa pasangannya nanti akan sangat menentukan bagi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) ini. Salah memilih bisa jadi bencana bagi OD.

Dipastikan, mantan anggota DPR RI yang diisukan masuk pada barisan kabinet kerja Jokowi-Ma’aruf itu, punya potensi besar memenangkan pilgub Sulut 2020, kalau dirinya siap untuk maju kembali.
Hal ini di sampaikan pakar politik DR Ferry Daud Liando, S.IP, M.SI. Menurutnya, secara persyaratan Olly Dondokambey masih memenuhi, karena baru satu periode. Beberapa poin positif juga dikantongi sebagai modal penting untuk menang.

“Pak Olly kan masih memenuhi syarat, karena baru satu periode, wajar kalau masih mengatakan maju. Kedua PDIP adalah salah satu partai yang paling kuat dari sisi kelembagaan, dan strukturnya dari pusat, daerah bahkan sampai tingkat desa pun masih kuat. Ketiga, OD menang Pemilu di Sulawesi Utara. Tiga modal ini bisa menjadi kekuatan OD untuk maju kembali. Oleh karena itu sayang kalau dia tidak memberi diri untuk maju kembali, karena tiga modal itu bisa meluluskan dia untuk maju kembali,” ungkap Ketua Jurusan Pemerintahan FISIP Unsrat ini, Rabu (03/07).

Hal penting lain, siapa lawan dan siapa pasangannya nanti, menurut Liando sangat berpengaruh bagi kemenangan OD di Pilgub.

“Tetapi kita lihat dulu siapa lawannya berikut, siapa pasagannya berikut. Jadi berikut itu dia OD punya kombinasinya penting sekali. Kalau salah dia  menempatkan calon wakil, ia bisa jatuh atau tumbang. Jadi OD harus berhati-hati dalam memilih pasangan” tegasnya.

Sementara, partai politik (Parpol), sering memilih calon wakil di injuritime. Karena parpol sebelum menentukan calon wakil yang akan dipilih, terlebih dahulu membaca partai lawan. Siapa yang akan dicalonkan dan wakilnya siapa, karena semua masih saling meraba kombinasi-kombinasi yang ada. 

“Kenapa parpol mentukan calon itu di injuritime, karena masih melihat partai-partai oposisi siapa yang akan  dicalonkan, siapa yang ditunjuk menjadi wakil, karena semua masih saling meraba kombinasi-kombinasi yang ada,” katanya. (Roki Taliawo)