Angouw Kembali Nakhodai Gedung Cengkih

181

Manado, MP

Andrei Angouw dipastikan kembali dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) definitif. Pentolan PDI Perjuangan ini pun resmi menakhodai ‘Gedung Cengkih’.

Pelantikan dilakukan bersama dengan tiga wakil ketua lainnya yakni Victor Mailangkay dari Partai Nasdem, Billy Lombok dari Partai Demokrat dan James Arthur Kojongian dari Partai Golkar.

Ketua Pengadilan Tinggi Pengadilan Negeri Manado, H. Arif Supratman, SH MH melantik para pimpinan DPRD Sulut itu dalam prosesi pelantikan di ruang rapat paripurna, Rabu (02/10).

Di hadapan pimpinan DPRD Sulut periode 2019-2024 dan ribuan peserta sidang istimewa, Arif Supratman menanyakan kesediaan pengambilan sumpah janji.

“Apakah saudara-saudara bersedia mengambil sumpah dan janji Pimpinan DPRD Sulut 2019-2024?” tanya Arif.

“Ya, bersedia,” jawab empat anggota pimpinan DPRD Sulut.

Dia pun mengingatkan terkait pengambilan sumpah janji.

“Selanjutnya saya ingatkan, sumpah dan janji yang saudara ucapkan ini mengandung tanggung jawab kepada bangsa dan NKRI, tanggung jawab memelihara dan menjaga pancasila dan UUD 1945, serta tanggung jawab terhadap tegaknya demokrasi,” ujarnya.

“Sumpah janji ini selain disaksikan diri sendiri, serta hadirin yang ada di sini, juga disaksikan Tuhan Yang Maha Esa karena Tuhan Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Sumpah janji ini adalah sumpah janji kepada Tuhan dan manusia, yang harus ditepati dengan penuh keikhlasan dan kejujuran,” ungkapnya.

Para limpinan DPRD Sulut selanjutnya mengikuti sumpah janji yang dibacakan Ketua Pengadilan Tinggi Pengadilan Negeri Manado.

“Bahwa saya, akan memenuhi kewajiban saya, sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada pancasila dan UUD RI tahun 1945,” sebut para pimpinan DPRD Sulut yang dilantik.

“Bahwa saya, dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya kehidupan demokrasi serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dari pada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan. Bahwa saya, akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kasatuan bangsa dan NKRI,” ujar Angouw, Mailangkay, Lombok dan Kojongian. (Eka Egeten)