Babuk Miras Seharga 1,5 Miliar Dimusnahkan Kejari Manado

49

MANADO, ManguniPost.com – Barang Bukti (Babuk) perkara pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah, Kamis (16/07) ini telah dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado.

Diketahui kegiatan pemusnahan babuk seharga Rp1,5 miliar lebih itu telah berlangsung di halaman kantor Kejari Manado. Dihadiri Ketua PN Manado, Djamaludin Ismail, Kepala BNN Manado, AKBP Reino Bangkang, pihak Bea Cukai, perwakilan Polresta Manado, serta Sekkot Manado, Micler Lakat.

Adapun babuk yang dimusnahkan yang berupa minuman keras (miras) dan narkotika, senjata tajam, kosmetika, handphone (hp), serta air softgun. Dengan perincian, shabu 102 gram, ganja 27,8 gram, tembakau gorila 5.5 gram, psikotropika alvazone 65, obat keras  berbagai jenis 13.486, kosmetik 1.400, obat kuat 25 item,  sajam 83, air softgun satu, 2.880 botol miras luar negeri, 1.986 botol miras lokal, dan 45 hp.

Kepada awak media, Kepala Kejari (Kajari) Manado, Maryono menuturkan dengan adanya kegiatan pemusnahan ini semoga tingkat kejahatan di Kota Manado dapat semakin berkurang.

“Kami berharap perkara narkotika jangan lagi ada bertambah, cukai pun kita semua harus ikut mengawasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam proses jual beli produk minuman yang menggunakan pita cukai palsu.

“Bagi mereka yang menjual jangan lagi pakai cukai palsu, supaya tidak jadi masalah,” ujar Maryono, seraya menambahkan bahwa jika dihitung babuk yang miras yang dimusnahkan angkanya bisa mencapai miliaran.

“Jika dikalikan rata-rata Rp500 ribu per botol, karena ada yang Rp500 ribu dan Rp2 juta, berarti nilainya berjumlah sekitar Rp1,5 milyar harganya yang kita musnahkan hari ini,” tuturnya.

Terkait sajam, Kajari juga mengingatkan masyarakat agar tidak lagi membawanya, karena bila kedapatan ancaman pidananya bisa 10 tahun penjara.

“Tidak usah bawa-bawa sajam. Sudah ada kepolisian yang mengamankan kita dan Tuhan sebagai pengaman kita yang terbaik,” tuntasnya. (*)