Bawaslu Mengaku Sudah Tembuskan ke Polres

289

Dugaan Pelanggaran Pemilu Oknum Calon DPD Vivian

Tondano, Mangunipost.com – Laporan dugaan tindak pidana Pemilu kembali bergulir di Bawaslu Minahasa. Kali ini yang diproses adalah oknum calon DPD RI, VTD alias Vivian.

Calon Senator Dapil Sulut nomor urut 42 itu diduga telah melakukan pelanggaran Pemilu, saat berkampanye di Pasar Souvenir Tataraan, Kelurahan Tataaran II, Kecamatan Tondano Selatan, belum lama ini.

Dimana, Vivian telah dilaporkan membagi-bagikan uang kepada masyarakat di moment kampanye tersebut.

Menindaklanjuti hal itu, pihak Bawaslu lantas melakukan kajian bersama Sentra Gakkumdu Minahasa. Dan telah menyatakan kalau perbuatan Vivian memenuhi unsur dugaan pelanggaran Pemilu.

Tak pelak, Bawaslu Minahasa pun ikut melimpahkan berkas terlapor Vivian ke Polres Minahasa, Kamis (28/03).

Pelimpahan berkas ke SPKT Polres Minahasa itu diantar langsung Ketua Rendy Umboh didampingi Koordinator Divisi Hukum, Penindakan dan Penyelesaian Sengketa (HPPS) Bawaslu Minahasa, Erwin Sumampouw.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dalam pasal 476 ayat 1 menyebutkan laporan dugaan tindak pidana Pemilu diteruskan oleh Bawaslu kepada polisi paling lama 1×24 jam,” terang Umboh, ketika dikonfirmasi wartawan Mangunipost.com.

Selanjutnya, dirinya menyebutkan, sejumlah berkas dan barang bukti akan diserahkan ke penyidik dalam waktu dekat ini. “Kami sudah meneruskan hal ini di penyidik Kepolisian berdasarkan keputusan sentra Gakumdu yang menyatakan memenuhi unsur Pidana,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Minahasa, AKBP Denny Situmorang, saat dihubungi awak media, Jumat (29/03) via WhatsAppnya, menerangkan kalau kasus Vivian belum diproses pihaknya, karena posisinya masih di Bawaslu.

“Belum, masih di Bawaslu. Kami juga menunggu perkembangannya. Sementara belum ada pemberitahuan resminya,” tandas Situmorang. (*)

Penulis : Kelly Korengkeng

Editor : Jack Wullur