Bepelitbangda Manado Kaji Budaya Tionghoa Manado

489

Manado, MP

Pemerintah Kota Manado melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Manado (Bapelitbangda) melakukan penelitian mendalam tentang budaya Tionghoa Manado.

Menurut Kepala Bapelitbangda Kota Manado, Dr Liny Anna Maria Tambajong MSi, akan ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kajian tersebut.

“Sasaran kegiatan ini agar pemerintah kota mendapatkan referensi tentang budaya Tionghoa di Manado dalam bentuk laporan kajian,” kata Tambajong.

“Laporan ini nantinya menjadi acuan untuk ditindaklanjuti dengan berbagai kebijakan atau laporan lainnya yang sejenis untuk etnik-etnik lainnya yang hidup rukun dan damai di Kota Manado,” terangnya.

Sementara itu, Dr Ivan Kaunang M.Hum yang dipercayakan untuk memimpin tim peneliti yang ditugaskan Bapelitbangda Manado menjelaskan, ada sejumlah tahapannya yang akan dilalui dalam proses pengumpulan data.

“Mengawali proses tersebut, pekan lalu telah digelar Focus Group Discussion (FGD) di ruang rapat Bapelitbangda,” katanya.

Dijelaskan, dalam FGD itu hadir sejumlah tokoh Tionghoa di Kota Manado, akademisi tim peneliti dan beberapa pejabat terkait, seperti Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya dan Pemerintahan Bapelitbangda, Leidy Sekeon S.Pi, M.Si.

Menurut sejarawan dan budayawan Sulut ini, proses penelitian dan penyesunan laporan penelitian akan dilakukan sampai Oktober 2018 nanti.

“Dari persiapan, pengumpulan data, kita akan kerjakan sekitar 90 hari. Nanti, selain saya ada juga Dr Veronica Kumurur M.Si, Febry Loho SS, Drs Marthen Rombon M.Si, Christo Pua SS M.Hum, Rikson Karundeng M.Teol, Eka Egeten, S.Teol dan peneliti lain yang akan terlibat dalam tim,” kuncinya. (Eka Egeten)