Berantas DBD, Dinkes Boltim Ajak Masyarakat Bersih Lingkungan

520

Tutuyan, MP

Meningkatnya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di sejumlah desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diseriusi pemerintah. Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan agar terhindar dari segala macam penyakit mematikan, termasuk DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Boltim, Eko Marsidi mengatakan, dengan bersih-bersih lingkungan secara serentak bisa memusnahkan nyamuk dan jentik-jentik nyamuk penyebab DBD.

“Mari bekerja sama untuk membersihkan lingkungan dan menekan jatuhnya korban penderita DBD. Jika lingkungan bersih maka kita semua juga akan terhindar dari bahaya penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk,” ucap Marsidi,
Minggu (13/1).

Fogging kata Marsidi, hanya akan membunuh nyamuk-nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuk akan tetap hidup.

“Pengasapan (fogging, red) itu hanya akan dilakukan jika ada kasus. Dan jika sering dilakukan maka nyamuk akan menjadi kebal. Sehingga itu, agar terhindar dari segala macam penyakit, peran masyarakat untuk kebersihan lingkungan rumahnya sendiri itu sangatlah penting,” jelasnya.

Lanjut dia, pihaknya sudah sosialisasikan kepada masyarakat melalui mobil Dinkes untuk melakukan gerakan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus.

“PSN dengan cara 3M Plus perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun, khususnya pada musim penghujan. Program PSN, menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain. Kedua menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya. Ketiga, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD,” papar Marsidi.

“Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain,” sambungnya. (Chindi Limo)