Bongkar Aksi ‘Mafia’ PLN, Cabut Meteran Tanpa Pemberitahuan

287

MANADO, ManguniPost.com – Peristiwa janggal pencabutan meteran listrik tanpa pemberitahuan ikut menimpa tempat usaha Ketua DPC Fsb Kamiparho SBSI Kota Manado, Hamzah Kamasaan, baru-baru ini.

Saat dihubungi awak media, Selasa (23/06), Hamzah menjelaskan bahwa hal itu terjadi tanpa adanya surat pemberitahuan resmi dari pihak PLN.

“Kami kaget karena tanpa pemberitahuan, tiba-tiba meter ini hilang. Kami berpikir bahwa meter ini dicuri orang,” terang Hamzah.

Bahkan, proses pidana atas dugaan pencurian meter listrik tersebut, awalnya hendak dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Waktu meter hilang, sempat berpikir melapor ke pihak berwajib. Namun, kami terlebih dahulu kroscek ke pengaduan PLN. Dan diberitahukan kalau ada tunggakan 2 bulan. Dan menurut mereka aturannya bukan meter yang dicabut tapi mcb,” tutur Hamzah.

Lebih lanjut, Hamzah menerangkan kalau proses pencabutan meteran listrik di kios makan miliknya terjadi saat tidak ada orang.

“Kios makan sementara tidak beroperasi karena dampak Corona. Kios terkunci tapi anehnya petugas bisa masuk mengambil meter yang terpasang,” jelasnya.

Atas peristiwa tersebut, dirinya menduga ada aksi ‘mafia’ yang dimainkan oknum-oknum PLN. Dan meminta pimpinan PLN tidak tinggal diam.

“Apakah pencabutan dilakukan oleh oknum mafia PLN? Apakah petugas bisa seenaknya masuk ke rumah orang tanpa permisi? Ini harus menjadi bahwa evaluasi agar kenakalan dari oknum-oknum tertentu tidak merugikan masyarakat,” tuntasnya. (*)