Bupati Perjuangkan Pembangunan Minahasa ke Pemerintah Pusat

200

Tondano, Mangunipost.com – Niat Bupati Minahasa, Ir. Royke Octavian Roring, MSi membangun Kabupaten Minahasa, mendorong semangatnya terus melakukan konsultasi anggaran ke pemerintah pusat.

Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan komitmennya dalam memajukan Kabupaten Minahasa, salah satunya dalam pembangunan infrastruktur.

Bupati mendatangi Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jalan Pramuka, Jakarta, Selasa (05/03/2019). Sebelumnya, ia melakukan konsultasi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kunjungan kerja Bupati, diterima oleh Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Ir Harmensyah, Dipl.SE,M.M, merangkap sebagai pelaksana tugas (Plt) Deputi Penanganan Darurat di BNPB Pusat.

Menurut Bupati, topik bahasan tentang Revitalisasi Danau Tondano, serta langkah-langkah yang harus dilakukan Pemkab Minahasa untuk mendapatkan alokasi anggaran.

“Saya dan pak Deputi membicarakan tentang bagaimana supaya Kabupaten Minahasa bisa mendapatkan anggaran atau dana untuk revitalisasi Danau Tondano seperti yang dilakukan di beberapa danau yang ada di Indonesia. Pak Deputi lalu menyarankan agar diajukan proposal melalui BPBD dan diserahkan ke Kepala BNPB,” ungkap Bupati.

Setelah melakukan konsultasi dengan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Bupati melanjutkan kunjungan kerja dengan Kepala Subdirektorat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Sosial, H.Ali Bernadus, S.K.M,M.A.

Salah satu hal yang dibahas menyangkut tindak lanjut proposal yang diajukan Pemkab Minahasa melalui BPBD sejak tahun 2017. Sebab proposal tersebut sudah diverifikasi tahun 2018, namun sampai saat ini belum diproses lebih lanjut.

Dituturkan Bupati, bahwa dari penjelasan Kepala Subdirektorat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Sosial, dana tersebut belum bisa turun. Ini karena adanya bencana masif di Lombok, Palu, Donggala, dan sekitarnya yang menelan dana besar.

“Pak Benardus menyampaikan bahwa dana yang awalnya disiapkan untuk rehabilitasi daerah-daerah terpaksa dialihkan ke dua daerah yang mengalami bencana tersebut. Namun usulan yang sudah pernah diverifikasi saat ini sedang berproses, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama dana itu segera turun,” ungkap Bupati. (*)

Penulis: Kelly Korengkeng

Editor: Kalfein Wuisan