Cegah Bahasa Pasan-Ratahan Mati, Mamoto Bagi Kamus

512
Benny Joshua Mamoto menyerahkan kamus Bahasa Pasan (ist)

Ratahan, MP

Kepunahan Bahasa Daerah di Sulawesi Utara (Sulut) diupayakan tidak terjadi oleh segelintir pemerhatinya.

Ini lantaran kian hari jumlah penutur asli (native speaker) bahasa daerah terus menyusut. Bahasa Pasan pun tak luput dari kecenderungan itu.

Menanggapi fenomena memprihatinkan tersebut, ketua Umum Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (YISBSU) Dr. Benny J. Mamoto turut dalam upaya pelestarian sejumlah bahasa daerah di Sulut. Salah satunya dengan penyusunan kamus.

Terpantau dari halaman Facebook Pa’dior, Inspektur Jenderal (purnawirawan) Benny Mamoto menyerahkan kamus Pasan Ratahan kepada forum pemerhati bahasa Pasan Ratahan di gereja GMIM Imanuel Wawali Wilayah Ratahan, Selasa (11/9) 2018.

Kegiatan berkualitas tinggi tersebut turut dihadiri pihak pemerintah dan sejumlah wakil lembaga dan masyarakat.

“Hadir pemerintah yang diwakili oleh Lurah Wawali, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta dari Institusi Pendidikan yang diwakili oleh beberapa guru dan anak sekolah,” tulis admin halaman Pa’dior milik mantan Deputi Pemberantasan Narkotika BNN yang juga aktif mengajar sebagai dosen Ilmu Budaya Universitas Indonesia iti. (Iswan Sual)