Curi HP, Nelayan Pantai Blado Pukul Pelipis Korban Berhijab

195

Jakarta, MP
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pelaku dugaan Curas berinisial M, keji dalam melakukan aksinya. Ia tak segan melukai korban.

Untuk kasus Curas yang menimpa korban DNF di pesisir Pantai Blado, M bahkan tega mendorong korban yang tengah berkendara sepeda motor agar bisa menguasai HP korban.

“Tersangka M ini cukup kejam saat beraksi. Ia tak segan melukai korban,” katanya di Trenggalek, Kamis (3/10/2019).

Untuk kasus ini sendiri Calvijn menjelaskan, kejadian berawal pada Hari Senin tanggal 11 Februari 2019 sekira pukul 21.45 WIB, ketika korban pulang dari les di salah satu lembaga bimbingan belajar di Desa Munjungan bermain dipesisir pantai Blado Desa Masaran bersama salah seorang temannya.

“Kedua korban berjalan-jalan disekitar pantai Blado berboncengan sepeda motor. Tidak lama kemudian kedua korban didatangi oleh orang tidak dikenal yang belakangan diketahui itu adalah tersangka M,” bebernya.

Kala itu tersangka M tiba-tiba menarik kerudung (rambut) korban dan mendorong sepeda motor yang dikendarai hingga jatuh tersungkur dan mengakibatkan luka lecet dibagian kaki DNF.

“Jadi korban sedang di atas motor kemudian ditarik kerudung dan didorong hingga ternatuh,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, M juga sempat memukul pelipis korban dan merebut paksa Handphone dan langsung melarikan diri.

“Tidak hanya mendorong, tersangka M juga memukul pelipis korban,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya berhasil meringkus seorang pria berinisial M karena diduga melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan (Curas) di pesisir pantai Blado, Trenggalek.

“Iya betul, kami mengamankan seorang pelaku bernama M. Diduga pelaku Curas. Unit Reskrim Polsek Munjungan menangkap M yang diduga sebagai pelaku Curas handphone,” katanya di Trenggalek, Kamis (3/10/2019). (phee)