DBD Teror Warga, Pemkab Mitra Instruksikan Tingkatkan Kewaspadaan

248
Nyamuk aedes aegypti, inzet Wabup Legi. (ist)

Ratahan, MP
Wabah demam berdarah dengue (DBD) kian meneror warga di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Sudah 1 nyawa melayang akibat penyakit yang berasal dari nyamuk aedes aegypti ini.

Terkait itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra mengistruksikan, warga mesti mewaspadai penyebaran DBD, Senin (14/01). Membersihkan lingkungan sekitar dipandang perlu sebagai tindakan pencegahan.

“Masyarakat Mitra harus waspada terhadap penularan penyakit ini. Untuk mencegah, jaga lingkungan tempat tinggal kita tetap bersih,” imbau Bupati James Sumendap melalui Wakil Bupati (Wabup) Jocke Legi.

Diingatkan Wabup, tempat perkembangbiakan jentik nyamuk, yakni limbah berupa kaleng bekas dan sampah plastik. Benda-benda itu haruslah dikubur. Termasuk bak kamar mandi serta wadah penampungan air sebaiknya dikuras setiap saat dan ditutup.

“Hal paling utama di sini ialah kebersihan. Masyarakat perlu menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan sekitar. Marilah semua warga Mitra untuk bersama-sama mencegah penularan DBD,” ketus Legi sembari mengajak.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mitra, hingga awal 2019, ada 6 kejadian penyakit DBD. Salah satu penderita sudah meninggal dunia, yaitu seorang anak di Desa Buku Kecamatan Belang. (timmp)