Demi Kebangsaan, Schramm Terima Mandat Ketua Projo Sulut

436

Manado, Mangunipost.com – Apa yang menjadi motivasi Louis Schramm menerima mandat Ketua Umum Pro Jokowi (Projo), Budi Arie Setiadi untuk memimpin Projo di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), belum lama ini telah diungkap Schramm, saat bersua dengan awak media, Rabu (20/02).

Menurut lelaki yang akrab disapa Lucky Schramm, pertama kali dirinya mendapat tawaran dari  Setiadi untuk memegang posisi Ketua Projo Sulut, ketika pertemuan alumni aktivis 1994 digelar.

Saat itu, Schramm tak langsung menerima tawaran tersebut. “Waktu itu saya diundang di pertemuan alumni aktivis 94, saya ditawarkan untuk memegang mandat Projo Sulut, tapi saya bilang saya pikir-pikir dulu,” terang alumni Universitas Atmajaya itu.

Bahkan, Schramm langsung tercengang, begitu mengetahui informasi kalau pergerakan kelompok-kelompok tertentu kini tengah bergerilya menggerogoti keutuhan NKRI dengan berbagai cara, termasuk dengan membangun opini di masyarakat jelang Pemilu 2019.

“Pergerakan mereka luar biasa, dan demi kebangsaan saya kemudian mengambil sikap untuk memegang mandat Projo Sulut,” ujar Advokat yang memiliki konsentrasi Stratum II (S-2) di bidang Hukum Ekonomi.

Lebih lanjut, Schramm mengakui kalau dirinya sempat terjun dalam dunia politis beberapa tahun lalu, dan akhirnya memilih eksis di dunia pengacara. “Saya sempat berkecimpung di politis, tapi akhirnya berhenti. Setelah mendapat masukan dari orangtua mantu,” pungkasnya.

Selebihnya, Schramm berharap kehadiran Projo di Sulut, bukan semata-mata hanya untuk kepentingan politis agar Calon Presiden RI Joko Widodo menang dalam Pemilu 2019. Namun, lebih pada pergerakan untuk mempertahankan NKRI, dari serangan-serangan kelompok tertentu yang coba menghasut rakyat agar memilih calon mereka, yang di balik semua itu tersembunyi misi besar memporak-porandakan nilai Bhineka Tunggal Ika yang sudah terbangun di Indonesia. (*)

Penulis/Editor : Jack Wullur