Diwarnai Pakaian Adat, DPRD Sulut Gelar Paripurna Istimewa HUT Provinsi

164

Manado, MP

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-55 Provinsi Sulut, Senin (22/9). Perayaan ini pun diwarnai pakaian adat khas tiap-tiap daerah yang ada di tanah Nyiur Melambai.

Rapat ini dipimpin Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw didampingi pimpinan sementara Victor Mailangkay, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw. Rapat paripurna istimewa tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Sulut terpilih.

Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dalam paripurna tersebut mengajak seluruh komponen masyarakat di bumi Nyiur Melambai untuk kembali bersatu dan tetap merajut kembali tali persatuan demi keamanan NKRI, terutama daerah Sulut.

“Kita baru saja melewati kontestasi politik yang cukup beresiko bagi kesatuan dan persatuan kita. Politik identitas, khususnya agama, menjadi komoditi politik yang seksi saat pemilu dan pilpres April 2019 yang lalu, yang sangat beresiko memecah belah persatuan dan kesatuan. Hasrat kekuasaan telah mengabaikan etika dan semangat persatuan dan kesatuan. Untuk apa berkuasa kalau keadaan sudah kacau balau,” ucapnya.

“Saya mengajak kita sekalian untuk menempatkan kesatuan dan persatuan kita sebagai hal yang utama dalam kontestasi politik tahun depan yaitu pilkada. Baik pilkada Gubernur maupun pilkada Bupati dan Walikota. Bersaing secara sehat dengan menjual rekam jejak dan program ke depan. Bukan menjual identitas, agama, etnis, golongon. Bersainglah secara beretika dengan terus menjaga kedamaian dan kesatuan bangsa,” tutupnya.

Dalam paripurna ini ikut disampaikan historis mengenai penetapan hari ulang tahun Provinsi Sulawesi Utara. Lembaran sejarah perjalanan Sulut dibacakan mulai pada permulaan kemerdekaan RI sampai sekarang.

Rapat paripurna ini juga menghadirkan 63 orang penerima penghargaan, teladan yang berprestasi dan mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Utara di tingkat Nasional dan Internasional tahun 2019. (Eka Egeten)