DLH ‘Warning’ Pelaku Usaha di Boltim

242
Sjukri Tawil. (foto chindi limo)

Tutuyan, MP
Publik Totabuan sebelah timur tidak dibenarkan melakukan usaha berbahaya di kawasan pemukiman. Apalagi jenis bisnis yang digeluti bisa merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Imbauan ini dikeluarkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sjukri Tawil, Kamis (17/01).

Kepada mangunipost.com, Tawil berkata, kalaupun usaha dimaksud ada, itu dianggap ilegal. Apalagi tidak punya izin. Dijelaskannya, pelaku usaha harus mengantongi izin. Semisal Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup. Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup. Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup dan Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan).

“Semua harus melalui proses. Tinggal melihat, apakah itu kewenangan daerah atau provinsi. Ada izin yang dikeluarkan daerah. Ada pula dari provinsi,” papar Tawil.

Langkah antisipasi dipandangnya, perlu dilaksanakan. Untuk itu, dirinya mengimbau para warga pengusaha. Setiap usaha yang beroperasi di komplek pemukiman, hendaknya tidak merugikan orang lain. Krusialnya, bila ada usaha yang mengakibatkan keracunan atau penyakit bagi masyarakat.

“Kita akan bentuk tim investigasi. Secara kontinu, kita pasti kroscek ke lapangan, sesuai laporan masyarakat. Apabila ditemukan, pelaku usaha bisa dikenai sanksi,” kuncinya memperingatkan. (chindi limo)