DPM di Sulut, Brani Diskusi Soal Kebhinekaan

290

Manado, MP
Senator Sulawesi Utara Benny Ramdhani atau Brani menemui sejumlah pemuda kaum milenial di Bumi Nyiur Melambai, Minggu (20/1/2019).

Dalam agenda Dengar Pendapat Masyarakat (DPM) oleh anggota DPD RI ini, Brani mengajak kaum muda untuk dapat menjadi kader Bhinneka Tunggal Ika.

“Dan karena pemuda ini merupakan agen pembangunan di masa mendatang, saya harapkan mereka akan lebih matang dan lebih baik dari kader-kader bangsa yang ada saat ini,” katanya.

Ia menambahkan, untuk menjadi manusia unggul banyak hal yang harus dipenuhi, karena menjadi manusia unggul harus memiliki moralitas, integritas, dan kapasitas yang bila dijabarkan, moralitas terdiri dari iman dan taqwa, jujur dan tidak menipu. Sedangkan integritas adalah sopan santun, tekun, sabar, ulet, hemat, dan sederhana.

Sementara kapasitas adalah harus memiliki wawasan yang luas, mengusai Iptek dan pandai bergaul (menguasai jaringan). Sedangkan kendala dan tantangan menjadi manusia unggul antara lain; hedolisme, medsos ‘abal abal’, SARA dan primordialisme apatisme, pasimisme, anarkisme, dll.

Menurut Brani, untuk mencapai semua itu pemuda harus memiliki rasa nasionalisme dan dapat mengamalkan Pancasila, menjalankan UUD 1945, merawat Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga NKRI.

”Guna mencapai itu semua itu maka pemuda harus memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi serta dapat mengamalkan Pancasila, menjalankan UUD 1945, menjaga Bhinneka Tunggal Ika, serta dapat menjaga NKRI, dan saat ini di negara kita sedang di uji melalui isu-isu yang akan memecah belah persatuan dan kebhinekaan kita. Untuk itu harus benar benar dapat menanamkan rasa nasionalisme dan Kebhinekaan pada generasi muda agar keutuhan NKRI tetap terjaga, karena dengan kebhinekaan itu kita adalah satu, kita adalah Indonesia,” pungkasnya. (Chris)