Dukung Pelantikan Presiden dan Wapres, Rektor Unsrat Tolak Radikalisme dan Anarkisme

229

Manado, MP
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan digelar 20 Oktober mendatang, di Jakarta. Fakta, masih ada saja pihak-pihak yang berupaya menentang pelantikan tersebut.

Meski begitu, ternyata jauh lebih banyak pihak dan kalangan yang mendukung penuh terlaksananya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dengan aman, damai, dan lancar.

Dukungan tersebut salah satunya datang dari Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc., DEA.

“Saya Rektor Universitas Sam Ratulangi, dengan ini menyatakan bahwa kami mendukung pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih tahun 2019 dan menolak aksi yang bersifat radikalisme dan terorisme yang membuat pecah belah bangsa,” tegas Rektor, Selasa (15/10), di ruang kerjanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau segenap civitas akademika Unsrat Manado untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa Universitas Sam Ratulangi untuk tidak melakukan demonstrasi yang bersifat anarkis,” pungkasnya. (Anugrah Pandey)