FBS UNIMA Gelar Aesthetica Rogaining Championship 2018

482
Acara Pembukaan Aestetica Rogaining Championship 2018 (Arie Tulus)

Minahasa, MP

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Aestetica Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado (FBS UNIMA) menggelar ajang Aesthetica Rogaining Championship 2018. Kegiatan itu baru saja dibuka secara resmi tadi,  Kamis (30/8) 2018.

Diinformasikan oleh Pembantu Dekan  Bidang Kemahasiswaan (PDIII) FBS UNIMA Drs Arie Tulus, MP,  kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari,  kamis (30/8) sampai Jumat (31/8) 2018.

Ketua MPA Aestetika David Sumampow menjelaskan, Aesthetica Rogaining Championship 2018 merupakan wadah yang menampung para pecinta lomba navigasi darat untuk meningkatkan mutu kompetisi atlit orientering.

“Kegiatan Arsthetica Rogaining Championship 2018 ini adalah wadah bagi para pecinta lomba navigasi darat. Sekaligus sarana untuk meningkatkan  kualitas tanding seorang orienter(atlit orientering) agar lebih lagi mahir lagi dalam meningkatkan skil mereka masing2,” beber Sumampow.

David melanjutkan, olahraga tersebut pertama kalu digelar di Australia. Pelaksanaannya memberi bukti kemampuan para mahasiswa menyelenggarakan event berskala Internasional.

“Olahraga yang menggunakan kemampuan membaca peta dan menggunakan kompas ini pertama kali di adakan di Australia.  Kali ini kami MPA Aesthetica menggelar lomba Rogaining ini di Sulawesi Utara adalah sebagai wujud pembuktian bahwa mahasiswa2 Sulut mampu melaksanakan kegiatan  skalanya internasional. Sebab Rogaining ini merupakan lomba yang skalanya cukup besar di dalam pertandingan yang menggunakan kemampuan navigasi,” tambanya.

Dikatakannya pula, peserta akan datang dari berbagai perguruan tinggi Sulut, Gorontalo, Palu, Nusa Utara dan lainnya.

“Peserta lomba Aesthetica Rogaining terdiri dari beberapa perguruan tinggi yakni Universitas Negeri Gorontalo tengah, Universitas Tandulako Palu, Universitas Samratulangi, Politeknik Negeri Manado, Politeknik  Nusa Utara, serta beberapa kelompok pecinta alam lainnya,” tuturnya lagi.

Di kesempatan yang sama juga, David mengatakan bahwa kegiatan itu hendak dirangkai bersama pementasan seni budaya dan kegiatan kemanusiaan.

“Kegiatan Aesthetica Rogaining ini bukan hanya perlombaan navigasi darat, tapi ada beberapa pementasan,  mulai dari pementasan teater, pementasan musik, pementasan tarian kabasaran,  dan pendonoran darah,” ujar David.

Dekan FBS Unima Dr Donal Ratu, MHum, saat membuka ajang itu secara resmi,  selain ikut memberi dukungan penuh agar kegiatan ini berjalan sukses, mengingatkan mahasiswa agar menyeimbangkan kegiatan kuliah dan kegiatan ekstrakurikuler.

“Mahasiswa Mapala harus pula lebih  mementingkan kuliah agar bisa selesai tepat waktu,” kata Ratu.

Arie Tulus sebagai sebagai PD3 yang mendampingi Dekan berharap kegiatan tersebut menjadi kegiatan tahunan dan mesti dipersiapkan dengan matang.

“Kegiatan-kegiatan Mapala Aestetica FBS  Unima seperti ini dijadikan even tetap setiap tahunnya berskala Nasional  dengan melibatkan juga berbagai Perguruan Tinggi se Indonesia,” harapnya.

“Tentu jika diagedakan seperti ini, jauh jauh sebelumnya sudah ada persiapan matang terutama bagaimana bisa  mendapatkan dana  operasionalnya hingga kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan,” kuncinya (Iswan Sual)