Felly Tak Gentar Hadapi Panggilan Bawaslu

346

Manado, MP – Politisi Nasional Demokrat (Nasdem) Sulut, FER alias Felly, akhirnya angkat bicara soal dugaan pelanggaran Pemilu yang menyasar dirinya, saat menjadi pemateri di Kampus Universitas Negeri Manado (Manado).

Saat ditemui wartawan Mangunipost, Rabu (30/01). Felly menegaskan bahwa tidak ada praktik politik uang atau money politics yang dimainkannya saat bertandang ke UNIMA, Senin (28/01).

“Tidak benar ada pembagian uang dalam acara itu. Apalagi uang itu dibagikan ke seluruh peserta yang kurang lebih seribu enam ratus orang,” ujar calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil Sulut itu.

Tapi, Felly tak menyangkal kalau ada mahasiswa yang mengikuti kegiatan Pembekalan KKN, yang mendapat pulpen dan jam dinding, sebagai bentuk apresiasi karena aktif ketika Felly membawakan materi.

“Yang ada saya memberikan apresiasi kedua mahasiswa yang saya undang karena menjawab pertanyaan ketika saya membawakan materi. Pemberian apresiasi itu pun terlebih dahulu diberikan ke panitia, kemudian panitia memberikan itu ke mahasiswa,” tuturnya.

Terkait rencana Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa akan segera memanggil dirinya, Felly pun tak gentar. “Kalau ada panggilan dari Bawaslu pasti saya akan datang,” jawabnya.

Seperti diketahui, fenomena pembagian pulpen dan jam dinding dari Felly lewat panitia, kini tengah menjadi perhatian khusus pihak Bawaslu Minahasa.

Dimana, pembagian pulpen serta jam dinding itu, saat ini masih didalami Bawaslu Minahasa. Mengingat, ada unsur kampanye dibalik pemberian kedua benda tersebut. Karena di situ ada tertulis nama Partai, nomor urut 5, inisial nama FER dan kapasitas FER sebagai calon anggota DPR RI. (*)

Penulis : Eka Egeten

Editor : Jack Wullur