Forkopimda Boltim Bahas Isu-isu Strategis

279

Tutuyan, MP
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), gelar Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Rapat itu dilaksanakan di lantai 3 Kantor Bupati Boltim, Selasa (8/10).

Bupati Boltim Sehan Landjar SH, dalam sambutannya menyampaikan beberapa poin tentang isu strategis. Ada bidang keamanan, trantib dan pemerintahan.

Untuk menumbuhkembangkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, menurutnya perlu peningkatan kualitas, baik sistem perencanaan, pengelolaan keuangan, pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat, guna menuju pada pencapaian program nasional.

“Kedua, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sebagai landasan dalam menjalankan tugas kepada semua pemangku kepentingan, guna mengantisipasi terjadi pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang  sehingga terjadinya kerugian keuangan negara,” ujar Landjar.

Ketiga, menurutnya perlu mengantisipasi penyalahgunaan media sosial, terutama penyebaran berita bohong/hoaks, ajaran sesat yang mengarah pada radikalisme yang dapat menimbulkan keresahan serta konflik di tengah masyarakat.

“Antisipasi maraknya tindakan kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan pada anak, serta tindak pidana lainnya akibat miras dan penyalahgunaan obat terlarang.
Antisipasi pemerintah tentang penyediaan tempat pembuangan sampah (TPA) karena maraknya pembuangan sampah di sembarangan tempat, terutama di sungai dan dipinggir jalan,” tegasnya.

Perlu kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam mengahadapi pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2020 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boltim serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut periode 2021-2026.

“Antisipasi pemerintah tentang maraknya pendirian bangunan yang ada dipinggir jalan yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). Perlu pengawasan terhadap masuknya orang asing secara ilegal. Antisipasi pemilihan anggota BPD di 29 Desa. Antisipasi pemilihan Sangadi antarwaktu pada Desa Jiko Utara dan Desa Moat,” papar Landjar.

Menurutnya, perlu juga peningkatan kualitas Aparatur Desa, Sangadi/Aparat, Ketua BPD dan anggota serta lembaga lainnya yang ada di desa dalam pengelolaan, baik pemerintahan, perencanaan, pelaksanaan program, pengawasan serta  pengelolaan keuangan yang senantiasa berpedoman pada peraturan yang berlaku, serta bermanfaat untuk kepentingan masyarakat, agar terhindar dari pelanggaran hukum.

“Perlu segera dituntaskan permasalahan tapal batas, baik antara daerah kabupaten/kota dengan wilayah Boltim, antara kecamatan dan desa di wilayah Kabupaten Boltim agar tidak menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat,” sebutnya.

“Upaya pencegahan pergaulan bebas yang mengakibatkan terjadi pernikahan usia dini. Upaya sosialisasi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap resiko pernikahan dini, baik dari kualitas kesehatan dan rentan dengan perceraian,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Bupati Landjar juga menjelaskan tentang isu strategis soal bencana daerah.

Ia menjelaskan, perlu antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Boltim agar dapat ditangani.

“Semua stakeholder baik TNI/Polri, dunia usaha, pemerintah kecamatan dan desa maupun masyarakat, agar bekerjasama dan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat tentang pencegahan sedini mungkin dan dampak kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Bupati Landjar menyebutkan, pemerintah daerah menginstruksikan kepada seluruh SKPD, Camat dan Sangadi untuk membuat satuan Tugas (SATGAS) dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan serta hasilnya dilaporkan secara berjenjang.

“Perlu juga peningkatan terhadap perlindungan alam. Baik hutan, laut dan sungai, dari kerusakan akibat perbuatan manusia,” tandasnya.

Inilah isu-isu strategis yang diungkapkan Bupati Landjar ini, dibahas dalam rapat Forkopimda Boltim.

Rapat ini dihadiri Bupati Boltim Sehan Landjar SH, Wakil Bupati Drs. Rusdi Gumalangit, Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar SH, Kejari Kotamobagu Dasplin SH MH, Kapolres Kota Kotamobagu AKBP Gani Fernando Siahaan, Dandim 1303 Sigit Dwi Cahyono, Sekda Boltim Oskar Manoppo, Kapolsek, Danramil dan seluruh SKPD, staf Pemkab, Camat dan Sangadi se-Kabupaten Boltim. (Gazali Ligawa)