Gaji Tak Dibayar, Dokter PTT Minta Bupati Evaluasi Kadis Kesehatan Bolmong

338

Lolak, MP

Setengah tahun gaji tak kunjung dibayar, Dokter PTT (Pegawai Tidak Tetap) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) meradang. Mereka pun meminta Bupati Bolmong mengevaluasi Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan.

“Kami mohon kepada Ibu Bupati agar kiranya bisa mengevaluasi kinerja Kadis Kesehatan,” pinta para dokter PTT melalui dr. Bonny Rompas.

Dokter yang bertugas di Puskesmas Tadoy ini mengaku, hingga kini mereka belum menerima gaji sejak bulan Januari 2019.

Keluh itu sudah sering disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Bolmong, termasuk ke para wakil rakyat di DPRD Bolmong. Namun hingga kini belum berbuah manis.

Mereka pun akan melakukan mogok kerja sampai hak mereka bisa didapat. Diakui, cara ini terpaksa mereka lakukan walaupun terasa berat.

Ia mengungkapkan, para dokter PTT ini sudah sepakat akan mogok kerja mulai Senin pekan depan.

“Kami sepakat belum akan melaksanakan tugas kami sampai gaji kami dari bulan Januari sampai sekarang dibayar bersama SK Tugas Kerja,” kata dokter Bonny.

Dari informasi yang diperoleh pembayaran gaji itu tidak bisa dicairkan karena belum adanya pembaruan SK Tugas Kerja.

Diketahui, jumlah keseluruhan Dokter PTT di Kabupaten Bolmong itu awalnya hanya enam orang. Namun pada Tahun 2019 ini, mengalami ketambahan sebanyak 4 orang. Semuanya tersebar di Puskesmas yang ada di Kabupaten Bolmong. (Tim MP)