Gaji Tak Kunjung Dibayar, Dokter PTT di Bolmong Ancam Mogok

256

Lolak, MP

Kabar miring menyeruak dari Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Nada sesak terdengar dari para Dokter PTT (Pegawai Tidak Tetap). Orang-orang yang berperan penting bagi kesehatan masyarakat Bolmong itu belum menerima gaji sejak bulan Januari 2019.

Keluh itu sudah sering disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Bolmong, termasuk ke para wakil rakyat di DPRD Bolmong. Namun hingga kini belum berbuah manis.

Teranyar, para dokter yang tersebar di sejumlah Puskesmas di Bolmong itu mengancam akan melakukan mogok kerja sampai hak mereka bisa didapat.

Diakui, cara ini terpaksa mereka lakukan walaupun terasa berat. Hal tersebut diakui dr. Bonny Rompas, yang bertugas di Puskesmas Tadoy.

Ia mengungkapkan, para dokter PTT ini sudah sepakat akan mogok kerja mulai Senin pekan depan.

“Kami sepakat belum akan melaksanakan tugas kami sampai gaji kami dari bulan Januari sampai sekarang dibayar bersama SK Tugas Kerja,” katanya.

Dari informasi yang diperoleh pembayaran gaji itu tidak bisa dicairkan karena belum adanya pembaruan SK Tugas Kerja.

Diketahui, jumlah keseluruhan Dokter PTT di Kabupaten Bolmong itu awalnya hanya enam orang. Namun pada Tahun 2019 ini, mengalami ketambahan sebanyak 4 orang. Semuanya tersebar di Puskesmas yang ada di Kabupaten Bolmong. (Tim MP)