Gara-Gara ‘Badisko’ Pemuda Langowan Tewas

203

Tondano, MP

Gerak cepat Polres Minahasa berbuah hasil. Hanya butuh beberapa jam, pelaku penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia di Desa Waleure Jaga IV, Kecamatan Langowan Timur, berhasil diringkus.

Peristiwa pembunuhan itu sendiri dikabarkan terjadi Senin (15/07) sekitar pukul 03.00 Wita. Pelaku berhasil ditangkap tidak lama kemudian, sekira pukul 07.00 Wita kemudian.

“Pelaku inisial RT alias Aples  (24) warga Amogena dan korban Abdul Wahid alias Memes (32) asal Desa Waleure,” ujar  Kabag Ops Polres Minahasa Kompol Yuriko Fernanda, SH, SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Fadly, SIK saat pres release di kantor Polres Minahasa, Rabu (17/7). 

“Modus tersangka membunuh korban hingga saat ini karena sakit hati. Tersangka dikenai pasal 338 subsider 351 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” ujar Fernanda.

Kronologi peristiwa berdarah ini terjadi ketika pelaku yang juga seorang residivis kasus penganiayaan dengan senjata tajam dan baru keluar lembaga pemasyarakatan medio tahun 2018 lalu, menghadiri pesta pernikahan di desanya. Saat sedang acara disco, pelaku dan korban terjadi saling sikut hingga berujung ke adu mulut.

Karena merasa sakit hati, sekitar 15 menit kemudian lelaki Aples berjalan menuju ke arah Memes yang sedang duduk. Ia langsung mencabut pisau yang ada di pinggangnya dan menghujamkan ke tubuh korban. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia. (Kelly Korengkeng)