Geliat Seniman Sketsa Minsel di Manado Fiesta 2018

744
Sabrina Makagiantang berpose di depan sketsa-sketsanya (mangunipost.com/Iswan Sual)

Manado, MP

Event tahunan Manado Fiesta 2018 dijadwalkan berlangsung 31 Agustus hingga 9 September 2018 di kota Manado Sulawesi Utara (Sulut).

Sebagai wujud dukungan penuh,  komunitas perupa Torang 19 Sulawesi Utara (Sulut) gelar Pameran Seni Rupa di Hotel Sintesa Peninsula dari Kamis (31/8) hingga Minggu, (9/9) 2018.

Diberitakan sebelumya, kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan, SS itu diikuti oleh beberapa insan muda. Diantaranya Sabrina Marsela Makagiantang, gadis kelahiran Boyong Atas, Tenga, Minahasa Selatan 5 Maret 2000.

“Sudah memiliki hobby menggambar dari SD. Sempat vakum beberapa tahun dari dunia menggambar dan sejak akhir SMA memulai kembali dgn hobby tersebut,” ujar anak tertua Rentje Makagiantang dan Lani Mamoto yang kini berdomisili di Sapa Barat ini.

Diinformasikanya, bergabung dengan satu komunitas sketsa semakin memberikan dia semangat untuk tetap berkarya.  Dia sering mendapat support dari para senior di bidang seni. Diakuinya, ia diajak perupa senior John Semuel.

Sabrina bersyukur kepada Tuhan karena boleh diperkenankan berpartisipasi dalam pameran besutan komunitas “Torang 19” yang notabene umumnya terdiri dari para seniman senior hebat.

“Paling muda diantara mereka bkn berarti harus minder dlm berkarya, namun ttp menunjukkan apapun yg kita bisa dan ttp terus berkarya dgn kerendahan hati,” kata
anggota komunitas Indonesia’s Sketcher Manado tersebut via WhatsApp.

Selain seni sketsa dia juga gemar bermain gitar. Sebelumnya belum pernah mengikuti pemeran ataupun lomba melukis/menggambar.

“Ini pengalaman pertama saya,” tutur  Mahasiswa Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Univesitas Sam Ratulangi (UNSRAT) semester 3 ini.

“Dari dulu belajar otodidak dn sering cari “teknik” lewat internet, dan sejak bergbung dgn komunitas sketsa, sdh mulai dibimbing dan belajar brsama oleh bbrp senior hebat dan tergabung dlm komunitas sketsa ini, sy diajak oleh Kak Clara Mengko yg juga seorg sketcher,” lanjutnya.

Dikatakannya ada beberapa orang yang menginspirasi keaktifannya dalam dunia sketsa. Yang paling berpengaruh adalah adalah pelukis Minahasa Henk Ngantung.

“Setiap seniman tentu bisa mnginspirasi org, namun yg paling berkesan ke diri saya yaitu Henk Ngantung (alm) yg mrupkan pelukis Indonesia asal Manado.  Terinsiprasi akan karyanya yg banyak disukai oleh Presiden Soekarno,”  pungkas  lulusan SD Inpres Sapa, SMP N 3 Tenga di Sapa dan SMA N 1 Tenga ini. (Iswan Sual)