H-2 Idul Adha, Belum Ada Permintaan Pemeriksaan Hewan Kurban

271

Tutuyan, MP


Pelaksanaan Idul Adha tinggal H-2 , namun belum ada laporan dari warga untuk memeriksaan kesehatan hewan kurban. Hal ini diungkapkan Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

“Kami sudah sebarkan surat ke tiap kecamatan, namun belum ada laporan warga,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Soetiono, Jumat (9/8).

Ada nada khawatir, sebab Dinas Pertanian Boltim kekurangan tenaga dokter hewan. Apa bila H-1 baru diminta masyarakat untuk memeriksa kesehatan, dipastikan akan kesulitan.

Menurut Soetiono, pemeriksaan ini perlu dilakukan, karena untuk mengantisipasi penyakit yang berbahaya pada sapi seperti penyakit Antraks, penyakit mulut kuku, serta penyakit lain.

Dari proses inilah Dinas Pertanian dapat merekomendasikan apakah hewan tersebut layak atau tidak dijadikan hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian, Moch Insani mengatakan, surat edaran telah diserahkan kepada pemerintah wilayah di tujuh kecamatan.

Dalam surat tersebur diinstruksikan kepada pemilik hewan atau pembeli hewan kurban untuk segera melapor kepada Dinas Pertanian, agar tim turun melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum Idul Adha.

“Kami sudah melakukan langkah, namun belum ada respon,” aku Moch Insani.

Tahun lalu ada 100 ekor hewan Sapi yang dikurbankan. Mulai dari kecamatan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga sumbangan Presiden Joko Widodo.

Ia menabahkan, hewan kurban dalam daerah umumnya aman dikonsumsi. Namun, hewan kurban dari luar daerah seperti Gorontalo, harus memiliki surat hasil pemeriksaan Dinas Pertanian setempat. (Jerry Isini)