Hotel Prodeo Menanti Oknum Bupati Bolmong

366

Polda Sulut Beri Signal Kasus Pengrusakan PT Conch   

Manado, Mangunipost.com – Kehadiran oknum Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), YSM alias Yasti di Hotel Prodeo (Penjara), kini tinggal menunggu waktu.

Polda Sulut melalui Direktur Reskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Hari Sarwono, saat dikonfirmasi awak media, telah memberi signal bahwa petunjuk P-17 (Permintaan Perkembangan Hasil Penyelidikan) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut segera diproses pihaknya.

“Sementara melengkapi petunjuk JPU,” singkat Sarwono via pesan WhatsAppnya, Minggu (10/02).

Hanya saja Sarwono tidak memberikan kepastikan waktu, kapan pihaknya bakal menuntaskan petunjuk P-17 dari Kejati Sulut.

Sekedar diketahui, proses tahap I kasus dugaan pengrusakan bangunan PT Conch North Sulawesi Cement, yang melibatkan oknum Bupati Bolmong hingga kini belum terealisasi. Padahal, Yasti sendiri telah masuk daftar tersangka sekitar 2 tahun lalu.

Selintingan isu tak sedap bahwa Polda Sulut telah ‘masuk angin’, sempat menggema di publik. Tapi hal tersebut tak menggoyahkan niat Polda Sulut untuk berupaya menenggelamkan kasus ini.

Adapun menurut keterangan KasiPenkum Kejati Sulut, Yonni Malaka, kasus pidana yang menjerat oknum Bupati Bolmong ini prosesnya masih sebatas pemberitahuan SPDP dan belum masuk tahap I. “Kami baru menerima SPDP dari Polda Sulut,” singkat Malaka. “Pihak kami sudah berupaya dengan memberikan P-17, untuk meminta perkaranya di tahap I, namun pihak Polda Sulut belum juga menanggapinya,” sambungnya.

Sementara itu, laporan aksi pengrusakan bangunan PT Conch telah masuk Polda Sulut sejak, Senin (5/6/2017) lalu.

Dalam prosesnya, penyidik Polda sempat menetapkan sejumlah anggota Satpol PP Pemkab Bolmong sebagai tersangka, kemudian disusul dengan penetapan tersangka Yasti, dengan tudingan sebagai otak dibalik pengrusakan tersebut.

Sayangnya, sudah hampir lewat 2 tahun sejak dimulainya pengusutan kasus. Tapi, berkas para tersangka tak tembus proses meja hijau. Pihak Kejaksaan sendiri tak dapat berbuat banyak, mengingat Polda Sulut belum melakukan tahap I berkas perkara para tersangka.

Penting diketahui, dalam peristiwa pengrusakan pertengahan 2017 lalu, ada 11 unit bangunan yang telah dirusak, ada 240 buah kaca jendela dan 100 daun pintu yang pecah. (*)

Penulis : Rizali Posumah

Editor : Jack Wullur