Injak Usia Dasawarsa, Desa Rerer 1 Bersyukur

213

Tondano, MP
Desa Rerer 1 Kecamatan Kombi, Minahasa kini menginjak usia dasawarsa. Hari ulang tahun ke-10 ini patut dirayakan dengan mengucap syukur. Hal ini dinyatakan Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) kala menghadiri ibadah syukur Hut tersebut, Jumat (4/1).

Di tengah suasana sukacita itu, ROR mengajak masyarakat untuk mensyukuri anugrah dan berkat Tuhan kepada publik Desa Rerer 1. Puji dan syukur atas penyertaan Tuhan, khususnya Desa Rerer 1 telah membilang usia 10 tahun sebagai desa mandiri.

“Dalam sukacita ini, kita bisa resmikan pasar rakyat Desa Rerer. Mari kita doakan ke depan, apa yang diharapkan bisa diwujudkan bersama dalam membangun minahasa yang semakin hebat. Kiranya pasar ini dapat dimanfaatkan masyarakat desa dengan baik,” kata ROR.

Kesempatan ini, Bupati memaparkan sejumlah program yang telah dinggarkan. Dimana, itu akan dilaksanakan di bawah visi ROR-RD, yakni terwujudnya Minahasa maju dalam ekonomi dan budaya berdaulat adil dan sejahtera. Program dimaksud di antaranya, pemberian santunan duka langsung bersama akte kematian. Hal ini bertujuan memudahkan keluarga berduka. Realisasi program akan diserahkan sebelum ibadah pemakaman.

Ada pula program BPJS (badan penyelenggara jaminan sosial) Kesehatan Gratis khusus kelas III. Selanjutnya pemberian administrasi perkawinan tepat pada saat pemberkatan nikah. Bantuan kepada pimpinan dan tokoh tokoh agama termasuk buat rumah-rumah ibadah. Menjamin keamanan, ketertiban, kenyamanan hidup dan berusaha. Penguatan karakter dan budaya Minahasa. Menjamin terselenggaranya pembangunan yang berkelanjutan.

“Saya harap, program yang telah disusun ini dapat mendapatkan dukungan dan respon positif dari segenap masyarakat Minahasa,” asa Roring.

Ibadah syukur dipimpin Pdt Youdy Kowaas STh. Peringatan Hut ini dihadiri Ketua DPRD Minahasa, James Rawung SH, Asisten I Denny Mangala MSi, Camat Kombi Dra Meitha Aguw. Hadir pula Kapolsek Kombi, Danramil Kombi, Hukumtua se-Kecamatan Kombi, BKSAUA, Ketua BPD, Perangkat Desa, anggota DPRD Provinsi Sulut, Vanny Legoh, personil DPRD Minahasa, Yuliana Polii serta tokoh agama dan masyarakat. (kelly korengkeng)