Jalan Mitra-Minsel Tak Kunjung Tuntas, Warga Mengeluh

260
Juddy Moniaga (mangunipost.com/Iswan Sual)

Manado, MP

Keberadaan jalan penghubung Minahasa Tenggara (Mitra) ke Minahasa Selatan (Minsel) kembali disoal warga. Masyarakat mendorong agar kelanjutan pekerjaan pada jalur tersebut bisa secepatnya rampung.

Kritikan warga itu tersingkap tatkala Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Juddy Moniaga, turun langsung bertemu warga saat melakukan reses di Tombatu.

Diminta masyarakat  supaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut mempercepat perbaikan akses jalur Tombatu- Amurang. Memang ada beberapa ruas jalan sudah parah kondisinya sampai sekarang belum tuntas pengerjaannya.

“Bahkan jadi perguncingan di medsos (media sosial). Waktu saya lewat situ, memang ada beberapa titik yang parah. Tapi sebagian besar sudah bagus,” jelas Moniaga, Kamis (30/8) 2018, di ruang kerjanya.

Moningka mengatakan,   percepatan perbaikan jalan ini sangat penting karena merupakan jalan membawa hasil produksi pertanian. Sebagian besar warga di sana adalah petani kebun kelapa untuk memasarkannya di pabrik di Amurang.

“Kalau jalan rusak kan tentu biaya lebih tinggi,” ucap politisi Partai Gerindra yang duduk di Komisi III DPRD Sulut ini.

Dia berujar pula, warga berharap ada pengadaan pupuk karena sangat langka di Tombatu. Banyak pula petani holtikultura di sana yang butuh pupuk untuk meningkatkan hasil produksi mereka.

“Pemprov diharapkan menjaga supaya harga pupuk stabil. Kita ada uang beli pupuk tapi pupuk susah. Apalagi harga mahal,” tutupnya. (Iswan Sual)