Jaton Ramai di Lebaran Ketupat

188

Tondano, MP

Tradisi Lebaran Ketupat selalu menjadi spesial bagi Kampung Jawa Tondano (Jaton). Seperti hari ini, kelurahan di Kecamatan Tondano Utara itu kembali dipadati warga dari berbagai penjuru.

Tradisi ini merupakan tradisi turun temurun warga Jawa Tondano yang terus dipelihara, sebagai ajang silahturahmi untuk mempererat persuadaraan.

Lebaran Ketupat biasanya diadakan seminggu setelah perayaan Idul Fitri. Sebuah penanda kebahagiaan dari kemenangan di bulan Ramadhan. Inilah ekspresi, wujud syukur atas berakhirnya Puasa Sunnah 6 hari Syawal.

Perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Jawa Tondano sudah dilaksanakan turun-temurun sejak Kyai Modjo dan para pengikut Pangeran Diponegoro diasingkan dari Pulau Jawa ke wilayah Minahasa.

“Perayaan ketupat merupakan ajang silahturahmi umat di Kampung Jawa Tondano bersama keluarga serta warga sekitar,” ujar Umar Masloman, warga Jaton.

“Biasanya dalam Lebaran Ketupat ini disajikan ketupat bersama daging rendang serta opor ayam dan menu khas Jaton lainnya,” sambungnya.

Pantauan di lapangan, setiap rumah di Kampung Jawa Tondano dipadati sanak-saudara serta rekan kerja warga Jaton yang datang bersilahturahmi serta menikmati sajian ketupat. (Kelly Korengkeng)