JFE Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD Tomohon 2019 ke DPRD

239
Saat JFE menyerahkan dokumen KUA-PPAS ke Ketua Dewan Miky Wenur. (ist)

Tomohon, MP
Walikota Jimmy F Eman SE Ak (JFE) menyampaikan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) di rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, Kamis (13/9).

Dalam sambutannya, JFE menyampaikan sejumlah hal penting. Pertama, rancangan kebijakan umum anggaran ini memuat kebijakan bidang pendapatan, belanja, dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk periode 1 tahun. Sedangkan PPAS adalah program prioritas dan patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada perangkat daerah. Khususnya untuk setiap program sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD)

Kedua, berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pasal 310. Kepala daerah menyusun KUA-PPAS berdasarkan RKPD. Itu diajukan kepada DPRD untuk dibahas bersama. Setelah disepakati, KUA-PPAS akan menjadi pedoman dalam penyusunan Ranperda APBD di tahun berikutnya.

Dijelaskannya pula, mengacu pada aturan, rancangan KUA-PPAS Kota Tomohon Tahun Anggaran 2019 disusun berdasarkan dokumen perencanaan yang telah disusun dan ditetapkan terlebih dahulu. Baik RPJMD 2016-2021 maupun RKPD Kota Tomohon Tahun 2019.

Adapun tema pada RKPD Kota Tomohon 2019 adalah peningkatan daya saing dengan memacu investasi dan pemerataan pembangunan serta mempercepat penanggulangan kemiskinan. Program prioritas dimaksud sebagai berikut. Kemandirian ekonomi dan daya saing. Penanggulangan kemiskinan, pengangguran permasalahan sosial, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. Pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup. Penanggulangan bencana dan penataan ruang. Pariwisata dan budaya. Pembangunan infrastruktur. Kualitas birokrat dan tata kelola, kualitas sumber daya manusia.

“Tema serta program prioritas ini ditetapkan untuk mewujudkan visi kepala daerah, yakni Masyarakat Kota Tomohon Yang Religius, Berdaya Saing, Demokratis, Sejahtera, Berbudaya dan Berwawasan Lingkungan, Menuju Kota Wisata Dunia. “Dalam upaya pencapaian prioritas ini, perencanaan daerah diselaraskan. Tentunya dengan prioritas nasional dan Provinsi Sulawesi Utara,” ucap JFE.

Dipaparkannya, berdasarkan pada uraian rencana pendapatan dan belanja daerah tersebut, target proyeksi APBD Kota Tomohon TA 2019 sebesar Rp 719.136.132.414,-. Sedangkan target belanja daerah sebesar sebesar Rp 741,136,132,414,-. Sehingga perhitungan APBD Kota Tomohon TA 2019 mengalami defisit sebesar Rp 22.000.000.000,-.

“Defisit tersebut akan ditutup melalui surplus pembiayaan daerah. Sehingga APBD TA 2018 mengalami keseimbangan,” tandasnya.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Tomohon Ir Miky JL Wenur MAP didampingi Wakil Ketua Youdy Y Moningka SIP. Dihadiri para anggota dewan, seluruh Kepala SKPD, Camat dan Lurah se-Kota Tomohon. (timmp/01)