Jokowi: Tunjukkan Kedewasaan Dalam Politik

292
Presiden Jokowi dalam acara Harlah PKB

Jakarta, MP

Salah satu aset terpenting milik bangsa Indonesia adalah keberagaman dan persatuan. Tentu aset vital sekaligus kekuatan besar bagi bangsa ini harus dijaga, dipelihara dan dirawat secara bersama.

Presiden Joko Widodo mengatakan, sebagai politisi, dirinya berharap keberagaman dan persatuan tersebut tetap dijunjung tinggi di tengah dinamika pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia.

Ia tidak ingin rasa persaudaraan sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air luntur hanya karena perbedaan pandangan politik.

“Gara-gara apa? Para politisi kita tidak memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat agar kedewasaan dalam berpolitik semakin baik,” tuturnya di Peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-20 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Minggu malam, 22 Juli 2018.

Menurutnya, memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dalam tiap kesempatan sudah menjadi tugas bersama. Dengan demikian masyarakat makin dewasa  menentukan sikap politiknya apabila para politisi yang bersaing tetap mengedepankan dan menunjukkan sikap kedewasaan berpolitik kepada masyarakat.

“Tetapi kalau kita sudah mengartikan kebebasan berekspresi dan berpendapat itu asal ngomong dibolehkan, ya akan berbeda hasilnya,” ujarnya.

Sosok yang telah merasakan kompetisi politik sejak tingkatan wali kota ini mengaku sering merasa sedih ketika melihat sekelompok orang yang menjelekkan sekelompok lainnya hanya karena berbeda pemahaman dan pandangan politik. Padahal menurutnya, dalam bermasyarakat, kita sudah memiliki norma-norma agama, budaya, dan etika yang kesemuanya tak menghendaki perselisihan.

“Inilah yang sering kita lupa apalagi elite-elite politik baik di daerah, kota, kabupaten, provinsi, maupun nasional bahwa kita ini dilihat oleh rakyat. Jangan sampai energi kita habis gara-gara saling mencela, mencemooh, dan memaki di antara kita sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air,” kata Presiden. (Humas Kemensetneg)