Jurnalis Mongondow dan Minahasa ‘Mesra’ di Jembatan Jodoh

280
Jurnalis Mongondow dan Minahasa saat berada di kantin Jembatan Jodoh. (foto chindi limo)

Tutuyan, MP
Pesona destinasi wisata di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kian memikat. Sejumlah penulis senior dari Minahasa pun penasaran dengan objek-objek pariwisata yang sering viral di media sosial hingga kini.

Di sela-sela bertugas selaku narasumber pelatihan jurnalistik yang digelar wartawan media online biro Boltim, para jurnalis Minahasa bertolak ke Desa Tombolikat Selatan. Objek wisata buatan, Jembatan Jodoh Pantai Cinta, pula diburu, Jumat (25/1/19).

Sembari ditemani awak media online Boltim, para jurnalis Minahasa, yakni Rikson Karundeng, Andre Barahamin dan Kalfein Wuisan tampak menikmati suasana pantai. Sejumlah tempat wisata menonjol di Boltim tak luput dari pembahasan menarik yang tersaji dalam keakraban.

Menurut Karundeng, pada tahun lalu, dirinya sudah jalan-jalan dari Sabang sampai Merauke. Didapatinya, di Indonesia hanya ada 2 provinsi yang destinasi wisatanya berkembang. Hingga saat ini, Provinsi Bali dan Jogjakarta terus menjadi tujuan pelancong. Kali ini Boltim sudah mulai memuncak dengan tatanan pariwisata yang mendulang banyak wisatawan.

“Untuk itu, manajemen pengurus wisata di desa masing-masing perlu menciptakan kreasi serta inovasi lebih. Cari dan buatlah sesuatu yang menarik perhatian pengunjung,” kata Karundeng.

Menurut dia, prospek sudah ada. Hanya saja, penataannya harus lebih memikat pengunjung lewat berbagai iven promosi. Selain pemerintah dan masyarakat, setiap jurnalis lewat pemberitaannya juga mampu menjala wisatawan.

“Di sini (Boltim-red) masih banyak objek wisata yang menarik. Namun belum tertata,” tukas Karundeng. (chindi limo)