KAI Sulut Sosialisasikan Teknis Gugatan PHPU

386

Manado, Mangunipost.com – Segenap advokat yang tergabung dalam Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (22/02) ini, telah berkumpul di Hotel Ibis Manado, guna mendapatkan materi terkait Hukum Acara Khusus Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam kegiatan sosialisasi PHPU tersebut, ratusan Advokat KAI Sulut yang dipimpin John Jesky Sada, telah menghadirkan Vicky Gaghana dan Stefen Wagiu sebagai narasumber.

Dimana, para Advokat KAI Sulut telah membahas bagaimana teknis penyusunan permohonan pemohon, jawaban termohon dan keterangan pihak terkait dalam perkara PHPU hasil Pemilihan Umum anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2019.

“Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Bintek di Mahkamah Konstitusi, Jakarta pada 22 Januari 2019 lalu yang dihadiri Advokat-Advokat di Indonesia yang digelar oleh Mahkamah Konstitusi. Sehingga sangat penting untuk dipahami mengenai tata cara ataupun teknis penyusunan permohonan tersebut,” ujar Sada, yang saat itu turut didampingi Sekretaris KAI Sulut, Bertje Nelwan.

Lebih lanjut, Sada menerangkan kegiatan sosialisasi ini penting untuk digelar KAI Sulut, sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam memberikan pemahaman yang baik soal teknis gugatan PHPU.

“Penting dipahami soal tata beracara dalam perkara PHPU, terutama menyangkut jangka waktu daluarsa pengajuan permohonan PHPU yang hanya dalam waktu 3×24 jam setelah penetapan hasil Pemilu oleh KPU yang bersifat final,” terangnya.

Sementara itu, Gaghana dan Wagiu dalam memaparkan materi, menuturkan bahwa permohonan PHPU ke MK bisa juga diajukan via elektronik atau online. “Pendaftaran sengketa dapat dilakukan secara online ke MK dengan mengacu tata cara yang ada, terutama menyangkut teknis PHPU tersebut. Jadi Advokat harus benar-benar memahami atau tidak gagap teknologi alias gaptek,” papar kedua narasumber, seraya menegaskan syarat yang harus dipenuhi Advokat untuk mendaftar permohonan gugatan, wajib menunjukan identitas atau kartu Advokat. (*)

Penulis/Editor : Jack Wullur