Kajari Pimpin Sidang Dakwaan Perkara Korupsi DKP Bitung

183

MANADO, ManguniPost.com – Sidang dakwaan korupsi pengadaan peralatan dan mesin gedung produksi tepung ikan di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bitung, baru-baru ini telah dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung, Frenkie Son.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Bitung bersama KasiPidsusnya, Andreas Atmadji, dan Kasubagbin, Debby Kenap telah mendakwa bersalah Christian TL alias Ko Coa (Pelaksana CV Buana Lestari), Frans AP alias Frans (Pemilik CV Buana Lestari), Ferin M (PPK), dan Listje M (KPA).

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Djamaludin Ismail, Frenkie Son selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mendakwa bersalah keempat terdakwa atas kasus yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp679 juta lebih, sebagaimana telah diaudit BPKP Sulut.

Diterangkan dalam dakwaan, Rabu (21/10), di ruang sidang Prof DR HM Hatta Ali Pengadilan Negeri (PN) Manado, keempat terdakwa telah terlibat dugaan korupsi atas pengadaan peralatan dan mesin gedung produksi tepung ikan Tahun Anggaran 2015, yang diduga kuat tidak sesuai ketentuan.

Akibatnya, keempat terdakwa ikut dijerat pidana dengan menggunakan Pasal 2 ayat (1), subsidair Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No 31 Tahun 1999, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Keempat terdakwa sudah menjalani sidang dakwaan Rabu kemarin, dan didakwa bersalah atas perkara korupsi pengadaan peralatan dan mesin gedung produksi tepung ikan di DKP Bitung, yang menyebabkan kerugian negara hampir 1 miliar,” terang KasiePenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Theodorus Rumampuk, saat dihubungi awak media. Dan sidang dakwaan tersebut, turut dibenarkan Humas PN Manado, Hakim Relly Behuku. (*)