Kaloh Sebut Pelantikan Bupati Talaud Jangan Diseret di RAPBD

103

Manado, MP
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Fabian Kaloh mengkritisi pemandangan umum Fraksi Nasdem yang mempertanyakan permasalahan pelantikan Bupati dan Wabup Talaud terpilih Elly Lasut dan Mochtar Parapaga.

Hal tersebut tercatat dalam salah satu poin catatan Fraksi Nasdem pada Paripurna DPRD Sulut dalam rangka pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap penyampaian Gubernur Sulut Olly Dondokambey terkait RAPBD Sulut 2020.

“Pemandangan umum itu respon terhadap penyampaian Gubernur, dia tidak boleh keluar dari apa yang disampaikan pemerintah,” ucap Kaloh.

“Tidak boleh out of context. Oleh karena itu saya menilai ada beberapa poin dari pemandangan umum Fraksi Nasdem yang keluar dari poin. Salah satunya yakni soal pelantikan Bupati Talaud,” ujar Anggota Komisi I DPRD Sulut ini.

Ia pun mempertanyakan dalam rangka apa Nasdem mempertanykan itu.

“Apa hubungannya APBD dengan pelantikan bupati, tidak ada korelasi,” lanjut Legislator Dapil Bitung Minut ini.

Dengan pertanyaan yang dilontarkan tersebut, kata Fabian Kaloh, dirinya menaruh curiga akan ada muatan dalam APBD nanti.

“Jangan coba-coba ada yang bermain dengan APBD. Jangan sampai ada yang bermain dengan APBD. APBD akan saya kawal, jangan ada bargaining. Kalau sampai APBD terlambat, saya bisa curiga ada muatan di pemandangan umum karena sudah keluar dari substansinya. Sampaikanlah ke masyarakat ada yang ingin bermain di situ. Sekarang kita harus bicara substansi bukan soal pelantikan bupati,” tandas pentolan Partai Berlambang Moncong Putih ini. (Eka Egeten)