Karutan Malendeng Tolak Berikan Dokumen Pembebasan WN

243

Manado, MP

Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Malendeng,  Manado Raden Budiman Priatna Kusumah, Amd.IP, SH, MH tengah menjadi sorotan.

Hal ini terkait sikapnya yang enggan memberikan dokumen pembebasan pegawai Kanwil Ditjen Pajak Sulut, WN alias Wahyu.

Hal itu nampak ketika Indra Permana, SH selaku kuasa hukum WN yang terjerat kasus narkotika jenis sabu itu mendatangi Rutan.

“Kedatangan kami selaku kuasa hukum dari WN alias Wahyu adalah sehubungan dengan adanya putusan Mahkamah Agung yaitu hukuman pidana penjara selama 1 tahun terhadap klien kami saudara WN.”

“Pendapat kami, apabila mengikuti alur hukum yang termuat dari tingkatan PN, PT dan terakhir MA pada tanggal 30 Juli 2018, maka pada tanggal 24 Oktober 2018 klien kami saudara WN harus dinyatakan telah menjalani masa hukuman tersebut,” ungkap Kuasa Hukum, Indra Permana, SH Kamis (25/10/2018).

Atas dasar putusan MA itu, lanjut Permana, pihaknya meminta kepada Karutan tersebut untuk memberikan seluruh dokumen-dokumen yang menyatakan bahwa kliennya telah menjalani masa hukumannya.

“Dokumen ini dibutuhkan klien kami untuk kembali bisa menjalankan aktifitas dan kegiatan sehari-harinya pasca 24 Oktober 2018. Tapi Karutan Malendeng tidak memenuhi permintaan kami dengan alasan berkas tersebut adalah dokumen negara dan dirinya tidak berwenang memberikan. Alasan ini tidak lazim. Dan kenapa Karutan tidak mau memberikan dokumennya. Ada apa ini?,” ujarnya.

Sayangnya ketika coba dikonfirmasi ke nomor ponsel Karutan, diperoleh informasi ia sedang tidak bisa ditemui.(Iswan Sual)