Kaunang: Aksi Literasi di Sulut Baru di Pinggiran

192

Manado, MP

Aksi literasi di Sulawesi Utara (Sulut) baru bermain di ‘pinggiran’. Hal itu diungkapkan budayawan Ivan Kaunang. Menanggapi keberadaan komunitas-komunitas literasi yang kini aktif di jazirah utara Selebes.

“Karena di pusat-pusat pemerintahan, pusat kota dan cafe di pusat kota, jarang melihat orang membaca buku,” kata doktor kajian budaya itu kepada Manguni Post, Rabu (29/08).

“Kalaupun ada komunitas-komunitas literasi di Sulut, terlebih khusus di Kota Manado, sebatas lokasi-lokasi pinggiran kota. Misalkan di jembantan gantung kampung merdeka,” ungkap, Kaunang.

Menurutnya, buku-buku yang disiapkan komunitas-komunitas literasi harus disesuaikan dengan minat baca.

“Sebab semua rumah baca harus berinteraksi dengan lingkunganya. Kalaupun itu tidak sesuai minat masyarakat maka rumah baca akan ditinggalkan,” tandasnya. (Eka Egeten)