Keamanan Laut Sulut Diperkokoh Bakamla RI

268
Suasana pertemuan. (ist)

Sulut, MP
Keamanan laut Sulawesi Utara (Sulut) dipandang perlu diperkokoh. Pentingnya unsur kelautan dan kemaritiman bagi pembangunan negara ke depan, jadi landasan. Terkait itu, koordinasi dan sinergitas antara Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI) dengan pemerintah daerah perlu diperkuat pula.

Ini terungkap dalam kunjungan kerja Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia (RI), Laksamana Madya A Taufiq R yang diterima Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen SE MS, Kamis sore (10/1). Dalam pertemuan penuh keakraban itu, Silangen menerangkan, pihaknya sangat mendukung program tersebut.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut telah menyediakan lahan di Kalasey sebagai lokasi pembangunan Kantor Bakamla Zona Maritim Tengah yang baru,” papar Silangen di Ruang VIP Bandara Sam Ratulangi Manado.

Upaya yang dilakukan pemerintahan besutan Olly Dondokambey itu, pun sangat diapresiasi jajaran Bakamla RI.

Diketahui, pembentukan Kantor Keamanan Laut Zona Maritim ditujukan untuk melaksanakan pengamanan dan keselamatan laut di wilayah tertentu. Ini sesuai amanat Undang-undang Nomor 32, tentang Kelautan. Juga Peraturan Presiden Nomor 178, tentang Badan Keamanan Laut.

Adapun, zona maritim merupakan perpanjangan tangan sekaligus ujung tombak pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang kantor pusat Bakamla RI di daerah. Instansi ini memikul beban dan tanggung jawab yang tidak ringan. Utamanya dalam menghadapi tantangan kemaritiman yang beraneka ragam seiring perjalanan waktu.

Pertemuan ini turut dihadiri Kepala Zona Maritim Tengah Bakamla, Bastomy Sanap dan jajaran pejabat Pemprov Sulut. (timmp)