Kebijakan Bidang Sosial Keagamaan di Tomohon Mulai Dirumuskan

203
Lolowang saat membuka kegiatan, didampingi Mandagi dan Polii. (ist)

Tomohon, MP
Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon kian berbenah. Kebijakan di bidang sosial keagamaan mulai disiapkan. Itu terlihat dalam rapat penyiapan bahan rumusan yang diprakarsai Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tomohon. Dimana,

Kegiatan yang diikuti perwakilan tokoh agama, dan masyarakat serta kecamatan se-Kota Sejuk ini, dilaksanakan di ruang pertemuan lantai dua Kantor Walikota Tomohon, Jumat (5/10). Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak melalui Sekretaris Daerah Ir Harold Lolowang MSc saat membuka mengatakan, manusia sebagai mahluk sosial, butuh berhubungan dengan dengan orang lain.

“Komunikasi antar individu atau kelompok merupakan sebuah kebutuhan mahluk sosial. Dalam kehidupan sosial, keberadaan agama sangat mempengaruhi perilaku manusia. Agama memiliki nilai-nilai bagi kehidupan manusia sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan kehidupan bermasyarakat,” kata Lolowang.

Dipaparkannya, masyarakat Kota Tomohon yang penduduknya religius mengakui keberagaman agama. Namun tidak hanya ajaran agama yang diwajibkan pada umatnya. Tetapi, hubungan dengan umat beragama lain juga. Melalui kegiatan ini, ia berharap akan tercipta interaksi positif terhadap masyarakat untuk hidup berdampingan dengan rukun dan damai.

“Kiranya Tuhan Maha Kuasa senantiasa menuntun, memberkati kerja serta karya kita dalam menciptakan kehidupan rukun dan damai di Kota Tomohon,” tutup Lolowang didampingi Asisten Kesra Drs ODS Mandagi.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon, Trisye Polii SPd menjelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan pemerintahan yang baik. Dimana, bisa terciptanya kerukunan antar umat beragama yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menciptakan suasana harmonis, rukun dan damai dalam hidup bermasyarakat dan beragama di Kota Tomohon. (timmp/01)