Kejari Manado Selamatkan Rp274 Juta Kerugian Negara Atas 2 Kasus Tipikor

110

MANADO, ManguniPost.com – Penyelamatan kerugian negara dalam penanganan kasus dugaan korupsi, kembali dilakukan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado, Jumat (03/07).

Dimana, uang sebesar Rp274 juta lebih yang menjadi kerugian negara telah dikembalikan dua pihak dalam kasus berbeda.

Saat dihubungi awak media, Kepala Kejari (Kajari) Manado, Maryono membenarkan adanya proses pengembalian kerugian negara itu.

“Pelan tapi pasti, di tengah pandemi Covid-29, Kejari Manado kembali melakukan penyelamatan atas ratusan juta kerugian negara dan terus melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi,” terang Maryono.

“Hari ini Jumat tanggal 3 Juli 2020, Jaksa Zulhia yang biasa dipanggil dedek, penyidik kejari Manado telah menerima pengembalian kerugian negara sebesar Rp274.317.000 yang berasal dari 2 pihak,” lanjutnya.

Selain itu Maryono, juga mengungkapkan bahwa uang sebesar Rp170.573.000 merupakan pengembalian kerugian negara yang berasal dari kasus dugaan Tipikor IMB.

Sedangkan, uang sebesar Rp103.744.000, merupakan pengembalian kerugian negara dari seorang anggota DPRD Manado atas penanganan kasus tunjangan perumahan dan transportasi di DPRD Manado periode 2014-2019.

“Uang titipan tersebut pada hari itu juga disetorkan ke rekening Kejari Manado di BRI Manado,” ungkap Maryono, seraya mengingatkan pihak-pihak terkait yang terlibat kasus dugaan korupsi yang sementara ditangani Kejari Manado bersikap kooperatif dalam proses pengembalian kerugian negara.

“Penyidik Kejari Manado terus melakukan penyidikan dengan cara-cara yang tidak menimbulkan keresahan dan dengan memperhatikan protokoler kesehatan,” tuntasnya. (*)