Kejari Tondano Proses Pengembalian Uang Negara

239

Terpidana Heroike Jalani Putusan Kasasi Serahkan 447 Juta Lebih

Tondano, Mangunipost.com – Pengembalian uang negara ratusan juta atas perkara korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan di Minahasa Tahun Anggaran 2012, telah diproses Kejaksaan Negeri (Kejari) Tondano, Kamis (28/03).

Dimana, terpidana Heroike Denny Rompas dilaporkan telah mengembalikan uang yang menjadi kerugian negara sebesar Rp447.726.000.

Proses pengembalian tersebut, diterima Kepala Kejari Tondano, Rakhmat Budiman melalui KasiDatunnya, Parsaoran Simorangkir. Dengan mengacu pada putusan Mahkamah Agung RI No 447 K/Pid.Sus/2018.

Saat dihubungi awak media, Simorangkir menjelaskan kalau pengembalian uang negara ini telah dilakukan terpidana Heroike, sebagai bentuk itikad baik dalam menjalani proses hukum.

Selebihnya, Simorangkir menuturkan kalau pengembalian kerugian negara itu ikut disetor pihaknya ke Kas Negara melalui BRI Cabang Tondano. “Setelah dikembalikan, kami langsung setor ke Bank,” jelas Simorangkir, didampingi Kasi Intel Kejari Tondano, Noprianto Sihombing.

Ditambahkan pula kalau pengembalian uang ratusan juta yang disetorkan langsung ke bank tercatat sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kejari Tondano. Dan itu secara otomatis ikut masuk data base Kementerian Keuangan RI.

Menurut Simorangkir, itikad baik yang ditunjukan terpidana Heroike dapat menjadi pertimbangan tersendiri untuk mengurangi masa hukuman ke depan. “Ini juga bisa menjadi pertimbangan untuk pemberian Remisi. Untuk denda pihak keluarga juga akan berupaya pembayarannya,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk terpidana John Handry Tendean (dalam perkara yang sama dengan terpidana Heroike-red), belum ada tanda-tanda itikad baik terkait pengembalian kerugian uang negara. (*)

Penulis : Kelly Korengkeng

Editor : Jack Wullur