Kekuatan Jagoan Pilgub 2020 Ditakar Liando

221

Manado, MP

Pemilihan Gubernur (Pigub) Sulawesi Utara (Sulut) akan dihelat bersamaan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2020. Siapa-siapa figur terbaik yang akan bertarung nanti pun mulai hangat diperbincangkan publik.

Pakar politik DR. Ferry Daud Liando, S.IP, M.Si berpendapat, kekuatan setiap calon yang akan bertarung nanti dapat diukur dengan mengunakan tiga aspek.

“Ada tiga aspek untuk mengukur kekuatan, pertama siapa diusung oleh partai politik mana, kemudian siapa berpasangan dengan siapa dan siapa lawan siap,” kata Ketua Jurusan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Unsrat ini.

Untuk menentukan dia ‘calon kuat’, lihat dari siapa yang akan dilawan atau ‘oposisi’. Kalau lawan ‘oposisi’ dia kuat, bisa saja calon ‘kuat’ terancam.

“Sekarang ini masih sulit sekali untuk mengira-ngira mana yang paling kuat, karena belum ada pasangan-pasangan itu,” ucapnya.

Bisa saja ada calon kepala daerah terkenal, populer luar biasa tetapi salah berpasangan.

“Sebab begini, ada calon kepala daerah terkenal, populer luar biasa, tetapi salah berpasangan. Misalnya di Sangihe dulu, bupati incumbent kan, karena memang salah memilih bukan orang tokoh dari sana, asli dari sana, rata-rata kan menolak. Jadi, untuk melihat peta kekuatan itu, pertama siapa diusung partai politik mana, kemudiaan yang kedua siapa berpasangan dengan siapa, ketiga itu siapa melawan siapa. Kalau tiga itu sudah diketahui, gampang sekali untuk diketahui peta kekuatan,” paparnya. (Roki Taliawo)