Ketua PBTI Manado Kritisi 10 Miliar Dana Hibah Atlet

223

Manado, Mangunipost.com – Dugaan adanya penyimpangan pengelolaan dana hibah atlet Kota Manado sebesar Rp10 miliar, baru-baru ini ikut melejit.

Pasalnya, hadiah Rp10 miliar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulut 2018 untuk para atlet Kota Manado, hingga kini tak kunjung dinikmati.

Hal tersebut lantas dipertanyakan Ketua Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Cabang Kota Manado, Hanny Kandow, saat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Manado menggelar kegiatan Peningkatan Pendataan Organisasi dan Atlet Olahraga Kota Manado di gedung Youth Center, Kawasan Mega Mas, Kamis (07/11).

Dimana, Kandow menilai hadiah Porprov 2018 itu seharusnya dinikmati para atlet yang meraih medali, bukan dipergunakan untuk membangun sarana Pacuan Kuda.

“Kasihan para atlet yang meraih medali justru tidak menikmati hadiah dari jerih payah mereka,” tanggap Kandou.

Lebih dari itu, secara kritis dirinya berpandangan harus Pemkot membagikan hadiah tersebut ke semua cabang olahraga, bukan hanya digunakan satu cabang olahraga saja.

“Justru sangat rancu karena hadiah Proprov digunakan untuk membangun sarana cabang olahraga berkuda yang notabene tidak ada sumbangsih dalam Proprov lalu karena tidak dipertandingkan,” protesnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado Hengky Kawalo ikut angkata suara.

Dijelaskan Kawalo, hadiah yang diserahkan Pemprov Sulut ke Pemkot Manado merupakan dana hibah yang nomenklaturnya telah diatur untuk pembangunan sarana olahraga berkuda.

“Dana tersebut hanya dititipkan di Dispora Kota Manado dan sesuai dengan arahan Pemerintah Propinsi, dana tersebut hanya bisa digunakan untuk olahraga berkuda karena dihibahkan untuk hal tersebut. Jika kami bisa mengaturnya pastilah akan dibagikan kepada masing-masing cabor dan atlet yang meraih prestasi di Porpov,” terang Kawalo.

“Saya sempat mengusulkan agar supaya dana tersebut dibagi ke para atlet Cabor yang berprestasi, dan pembangunan sarana olahraga. Walaupun sebagian telah diapresiasi dengan mempekerjakan mereka sebagai THL di beberapa Dinas,” tandasnya. (*)

Penulis : Ronal Rain

Editor : Jack Wullur