KPU Sulut Siap TMS Bacaleg Bermasalah

230
Ardiles Mewoh (ist)

Manado, MP

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) siap verfikasi ketat Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang telah ada dalam daftar mereka.

KPU sebagai penyelenggara pemilihan umum (pemilu) ini akan mengambil upaya tegas bila ternyata ada Bacaleg yang kedapatan melanggar persyaratan. Mereka yang tidak sesuai ketentuan akan dikenakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan tanpa ada lagi kesempatan perbaikan.

Ketua KPU Provinsi Sulut, Ardiles Mewoh menegaskan, batas perbaikan sudah final. Bila nanti dalam verifikasi ada bakal calon yang ditemukan dokumen bermasalah akan dinyatakan TMS.

“Setelah itu, baru kita siapkan DCS (daftar calon sementara). Tapi 16 parpol (partai politik) semuanya menyampaikan perbaikan. Perbaikan terhadap pencalonan maupun syarat calon. Berarti ada perubahan-perubahan komposisi calon,” ujar Mewoh, Rabu (1/7), di tempat kerjanya.

“Jadi yang BMS (belum memenuhi syarat) itu yang diganti. Ketentuannya kalau mau diganti belum yang pernah diajukan sama sekali atau ada di dapil yang sama di partai itu,” katanya.

Lebih lanjut Mewoh mengatakan, semua parpol melakukan pergantian dan rata-rata formasinya berubah.

“Ketetapan kuota perempuan harus 30 persen. Harus terpenuhi walaupun partai melakukan pergantian harus memenuhi ketentuan 30 persen itu,” tuturnya.

Kenly Poluan selaku Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), menyampaikan, di masa perbaikan memang dibolehkan dalam ketentuan. Sejauh ini menurutnya, tidak ada masalah dalam proses tahapan.

“Yang dipersoalkan masalah pemberkasan tapi secara kebiasaan proses pemberkasan selalu ada deskresi melewati tanggal yang ditentukan. Yang penting dikatakan tadi dia sudah ada register. Kita tidak ada surat edaran terkait jam. Bisa saja di tiap provinsi berbeda.”

“Kalau di KPU Sulut, diperiksa detail dan membutuhkan waktu yang lama. Soalnya kalau partai datang malam dan diperiksa detail maka sampai partai terkahir harus detail. Dan itu berkeadilan,” jelasnya.

Bagi dia, mereka yang belum memenuhi syarat ketentuannya harus dilengkapi. Ketika verifikasi, sesuai ketentuan yang ditetapkan untuk DCS, apabila masih ditemukan bermasalah langsung diberikan TMS.

“Tidak ada ruang lagi. Nanti lihat bila ada peluang kecurigaan, kekurangan soal verifikasi itu baru kita (Bawaslu, red) tangani,” tutupnya. (Iswan Sual)