Kualitas Pelayanan Tenaga Kesehatan RSUD Pratama Anugerah Digenjot

284
Foto bersama usai kegiatan. (ist)

Tomohon, MP
Kualitas pelayanan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Anugerah semakin digenjot. Hal ini dinyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon lewat kegiatan Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan (Service Excellent), Sabtu (20/10). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Kesehatan (Dinkes) ini di laksanakan selama 3 hari, yakni 18-20 Oktober di AAB Guest House Matani II, Tomohon Selatan.

Membacakan sambutan Walikota JFE, Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) mengingatkan tenaga kesehatan. Dimana perlu mengetahui dan menambah wawasan soal pelayanan prima Rumah Sakit. Bahkan harus meninggkatkan pelayanan prima. Pesatnya persaingan antara rumah sakit lokal dan yang di luar negeri mestinya jadi pelajaran.

“Tuntutan pelanggan terhadap pelayanan di rumah sakit saat ini semakin meningkat. Banyak pasien yang berobat ke luar negeri. Dengan berlakunya era perdangan bebas, kedudukan rumah sakit milik bangsa Indonesia terancam,” ujar SAS.

Salah satu solusi meningkatkan daya saing rumah sakit menurut dia, petugas kesehatan melakukan tindakan nyata yang berorientasi pada pelanggan. Petugas kesehatan perlu memberikan pelayanan prima, sehingga kepuasan dan kenyamanan dapat dirasakan pasien bersama keluarganya. Bahkan para pasien kelak bisa menjadi sumber voice of mouth yang positif.

Dipaparkan dia, unsur-unsur melayani secara prima sebagaimana dimaksud dengan pelayanan umum, tertuang dalam keputusan Menpan No 81/1993. Antara lain, keserderhanaan, kejelasan, kepastian, keamanan, keterbukaan, efesien, ekonomis, keadilan yang merata dan ketepatan waktu.

“Atas nama Pemkot Tomohon saya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta kegiatan,” kunci Sompotan penuh asa.

Tampak hadir Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr Maria Sugiarto, para peserta kegiatan dan jajaran Dinkes Kota Tomohon. (timmp/01)