Lawan Politik Uang, Jadikan Pemilu 2019 Berkualitas

419

Manado, Mangunipost.com – Aksi politik uang atau money politics yang tersinyalir kerap dimainkan para calon di ajang pesta demkrasi Indonesia. Kembali tuai sorotan dari sejumlah aktivis muda. Salah satunya datang dari Alvis Metrico Sumilat.

Menurut Sumilat, sudah saatnya masyarakat di Indonesia, khususnya Sulut dibebaskan dari budaya atau pemikiran politik uang. Sehingga, Ketua Ormas Adat Makatana Minahasa (Makmin) itu merasa perlu untuk angkat suara.

Saat dihubungi awak media, Sumilat melihat bahwa sikap kedewasaan berpolitik sekarang sangat diperlukan masyarakat untuk menjadikan Pemilu 2019 ini menjadi lebih berkualitas.

“Saya yakin kita semua pasti ingin melihat Bangsa Indonesia juga daerah yang kita cintai ini menjadi lebih baik. Akan tetapi, kita selalu dibenturkan dengan kedewasaan dalam berpolitik. Tanpa kita sadari inilah yang menjadi penghalang bagi kita untuk mewujudkan Indonesia yang bersih, maju, sejahtera dan bebas dari korupsi,” tanggapnya.

Selebihnya, Sumilat berharap saat tanggal 17 April nanti, masyarakat Sulut tidak tergoyahkan dengan tawaran uang dari barisan calon yang coba membeli suara mereka.

“Apakah kita sadar pola politik seperti ini akan menghancurkan masa depan anak dan cucu kita? Apakah kita sadar sesuatu yang telah menjadi kebiasaan yang tidak baik seperti politik uang akan merusak tatanan bangsa sampai ke daerah-daerah? Tapi kita masih punya harapan. Pemilu 2019 ini akan jadi harapan sekaligus pembuktian jika kita bisa melawan kejahatan politik (money politics-red). Masyarakat harus merayakan pestanya dengan sukacita, memilih pemimpin terbaiknya. Bukan dengan uang ataupun tekanan,” serunya.

Lebih dari itu, pria asal Kakas itu mengajak masyarakat Sulut untuk bersama-sama memeriahkan pesta demokrasi serentak tahun ini, dengan menyalurkan hak suaranya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

“Pilih calon pemimpin yang bisa bekerja. Pilih calon wakil rakyat yang bisa bekerja untuk rakyat. Nasib anak cucu kita akan ditentukan pada tanggal 17 April nanti,” tuntasnya. (*)

Kontributor : Kharisma Kurama

Editor : Jack Wullur