LBH Manado Bongkar Intimidasi dan Kekerasan Polisi Terhadap DL

325

MANADO, ManguniPost.com – Aksi janggal pihak kepolisian terhadap penanganan kasus Narkoba, ikut dikritisi pihak YLBHI Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado, tepat di HUT Bhayangkara ke-74 tahun.

Dimana, Direktur YLBHI LBH Manado, Frank Tyson Kahiking menerangkan kalau bentuk kekerasan polisi dalam penanganan kasus di usia ke-74 tahun ini masih saja terjadi di Sulut.

“Kasus DL adalah kasus kekerasan aparat yang kelima yang diterima oleh LBH Manado dalam tahun 2020,” ungkap Kahiking.

Diterangkan juga kalau DL merupakan Narapidana kasus pembunuhan di Palu, yang kini menjadi tahanan Lapas Manado.

Saat berada di Lapas Manado, pada tanggal 12 Februari 2020, DL sempat dibawa anggota polisi keluar dengan alasan pemeriksaan. “DL sempat memohon agar pemeriksaan dilakukan di dalam Lapas, tetapi keempat anggota Polda Sulut menolak dan bersikeras untuk pemeriksaan harus dilakukan di markas Polda Sulut,” terang Kahiking.

Dibeberkan pula saat berada di Mapolda Sulut, DL telah mengalami penyiksaan dan dipaksa untuk mengaku terlibat dalam kasus Narkotika.

“Atas kasus ini, kami LBH Manado meminta agar Kapolda Sulut untuk segera memeriksa dan memproses hukum bagi oknum-oknum kepolisian yang telah terlibat melakukan penyiksaan terhadap DL. Dan mengawal proses hukum tersebut sampai selesai,” tandasnya. (*)