Lebarkan Wawasan, Retel GMIM Datangi DPRD Sulut

232
Finalis Pemilihan Remaja Teladan GMIM

Manado, MP

Demi membuka cakrawala pengetahuan,  para finalis pemilihan remaja teladan (Retel) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) bertandang ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut).

Di Gedung Cengkih itu mereka dibekali pengetahuan seputar apa dan kerja anggota dewan. Yang unik kesempatan itu digunakan pula untuk mengumpulkan aspirasi.

Salah satu peserta mempertanyakan tentang bagaimana anggota dewan menampung aspirasi dari masyarakat.

Ketika itu, Anggota DPRD Sulut, Raski Mokodompit menjelaskan  bahwa agenda reses yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun.

“Saat reses kita sama dengan turun lapangan untuk ambil apsirasi ke masyarakat. Ada 3 kali dalam setahun. Semua ada 45 anggota dewan dari 6 dapil di Sulut dan 15 kabuapten kota,” tuturya saat dialog, Rabu (1/8), di ruang serba guna kantor DPRD Sulut.

Ia mengungkapkan, aspirasi resmi yang diterima akan disahkan dalam rapat paripurna untuk diperjuangkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Aspriasi yang disampaikan punya kewenangan masing-masing. Misalnya, jalan. Ada jalan kewenangan pusat, ada jalan kewenangan provinsi dan kewenangan kabupaten kota,” bebernya.

Di tempat yang sama Ketua Komisi Remaja Sinode GMIM, Michaela Paruntu menyampaikan, pemilihan remaja teladan ini ada beberapa tahapan. Mulai tes tertulis, wawancara, karantina, talent show sebelum malam final.

“Road show ini diatur panitia. Kenapa dipilih PDRD Sulut karena sebelumnya memang sudah pernah datang. Dan supaya adik remaja bisa dapat materi tentang seperti inilah pemeintahan provinsi Sulut. Wilayah GMIM mencakup setengah dari provinsi dari 7 kabuapten kota yang ada. Anak zaman sekarang daripada tahu dari luar, baiknya tanya langsung kepada orang yang berkualitas,” kunci Paruntu yang ikut menghentar para finalis remaja teladan GMIM ini.

Terpantau, kegiatan itu dihadiri anggota dewan lain seperti, Cindy Wurangian, Meiva Lintang dan Inggrid Sondakh. (Iswan Sual)