Lombok Prihatin Musibah di Palu

501
Billy Lombok tengah diwawancarai (ist)

Manado, MP

Tragedi kemanusiaan berupa gempa bumi, longsor dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala dan Poso pada Jumat (28/9) 2018 dinilai merupakan bencana nasional yang sangat besar.

Peristiwa itu turut mengundang simpati dan empati dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Utara (DPRD Sulut).

Wakil rakyat Billy Lombok dari Daerah Pemilihan (Dapil) Minahasa Selatan (Minsel)  dan Minahasa Tenggara (Mitra) tersebut menyatakan turut prihatin dengan kejadian yang sudah merenggut 834 nyawa manusia itu.

“Tentunya saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga yang telah ditimpa musibah yang berat itu. Berharap yang terbaik untuk semua yang disana. Terlebih para atlit terjun payun dari Sulut,” kata politisi Partai Demokrat ini saat ditemui di kantor DPRD Sulut (1/10) 2018.

Dia berharap  pula agar ketersediaan alat berat di lokasi maksimal dan bisa menjangkau seluruh daerah yang terkena musibah.

“Memang disana, medan kelihatan sulit. Semoga ketersediaan alat maksimal. Dan semoga Sulut dijauhkan dari bencana,” ujar mantan ketua Pemuda Sinode GMIM itu.

Untuk mengantisipasi agar Sulut tidak mengalami hal yang sama, Lombok menyampaikan agar masyarakat diberikan latihan atau simulasi dalam menghadapi bencana. Selain itu, kata Billy,   mutu gedung-gedung yang didirikan juga harus bagus.

“Berharap alat pendeteksi tsunami diadakan tahun depan. Masyarakat juga perlu mawas diri. Juga, hendaknya bangunan-bangunan yang didirikan berkualitas baik. Bukan asal jadi. Dan semestinya tahan gempa,” tambah putra Kumelembuai ini.(Iswan Sual)